Jakarta - Kota mati Centralia dijuluki 'Neraka Dunia' karna tepat di bawah tanah ada api yang terus berkobar hingga 100 tahun ke depan. Seperti ini potretnya.
Potret Kota Mati Centralia yang Dijuluki 'Neraka Dunia'
Salah satu jalan di Centralia mengalami kerusakan. Dari dalam celah aspal yang terbuka muncul asap yang suhunya sangat panas. Asap itu menandakan di dalam tanah masih terjadi kebakaran. Foto: Wikimedia Commons/CCA 2.0/Doug Kerr
Pemerintah AS memerintahkan seluruh penduduk kota Centralia untuk pindah ke tempat yang lebih aman karena kebakaran di bawah tanah gagal diatasi. Sejak 1990-an, warga mulai pergi dari Centralia. Setelah kota kosong, seluruh bangunan akhirnya dirobohkan agar tidak dihuni lagi. Kini, Centralia hanya menyisakan pepohonan dan jalan yang rusak.Β Foto: (Getty Images/iStockphoto)
Foto yang diambil dari Google Maps menampilkan Centralia sudah menjadi kota mati. Namun, masih ada beberapa bangunan dan rumah warga yang masih berdiri. Rumah siapakah itu? Foto: Dok. Google Maps
Salah satu rumah tersebut dimiliki Lamar Mervine yang juga merupakan eks walikota Centralia. Pasca meninggal dunia pada 2010, rumah tersebut tidak diserahkan ke pemerintah, tapi malah dihuni oleh putranya, Harold Mervine. Foto: Wikimedia Commons/Free Art License
Jalan utama di Centralia juga kosong, tak seperti kota pada umumnya. Menurut data Sensus AS pada 2020, total penduduk Centralia hanya 5 jiwa saja. Foto: Wikimedia Commons/CCA 2.0
Ada juga sebuah bangunan yang masih berdiri di Centralia, yakni Municipal Building atau gedung pemerintahan kota Centralia. Di sebelahnya ada kantor Damkar yang telah tutup sejak puluhan tahun lalu. Foto: Wikimedia Commons/CCA 2.0
Salah satu keunikan dari Centralia yakni terdapat coretan grafiti pada sebuah jalan rusak. Banyak turis yang menerobos masuk ke kota mati itu hanya untuk berfoto atau melakukan aksi vandalisme. Foto: (Getty Images/iStockphoto)











































