Jakarta - Sebuah kota di Jerman, Nrdlingen, bertabur berlian. Hal ini terjadi batuan yang dipakai untuk bangunan berasal dari hantaman asteroid. Begini wujudnya.
Potret Kota Berlian Bekas Hantaman Asteroid
Pada awalnya, warga NΓΆrdlingen tidak tahu kalau kota itu terbentuk karena hantaman asteroid, mereka hanya tahu kalau mereka tinggal di kawah yang umumnya terbentuk dari gunung berapi. Foto: (Thinkstock)
Pada 1960-an, geolog Amerika bernama Eugene Shoemaker dan Edward Chao mendatangi kota ini untuk mempelajarinya. Mereka sadar bahwa kriteria kawah kota itu tidak sama dengan kriteria kawah gunung berapi. Foto: ullstein bild via Getty Images/ullstein bild
Tidak lama setelah Shoemaker dan Chao pertama kali mengunjungi NΓΆrdlingen, para ahli geologi setempat memperkirakan bahwa tembok dan bangunan kota tersebut mengandung sekitar 72.000 ton berlian. Foto: ullstein bild via Getty Images/ullstein bild
Berdasarkan laporan BBC pada 2017, disebutkan bahwa 15 juta tahun lalu sebuah asteroid menghantam kota itu. Dengan kecepatan 25 km per detik, asteroid berdiameter 1 km menghantam bumi dan membuat kawah selebar 26 km yang kemudian menjadi NΓΆrdlingen yang dikenal saat ini. Foto: ullstein bild via Getty Images/ullstein bild
Ini merupakan suevit yang digunakan warga NΓΆrdlingen sebagai bahan bangunan. Foto: (Thinkstock)
Hantaman kuat dari asteroid itu menciptakan panas dan tekanan yang langsung mengubah gelembung karbon menjadi berlian-berlian kecil dengan diameter kurang dari 0,2 mm, nyaris tak bisa dilihat langsung oleh mata manusia. Foto: (Thinkstock)
Seorang geolog dari Museum RiesKrater, Dr Stefan HΓΆlzl, mengatakan kawah NΓΆrdlingen begitu khas sehingga para astronot Apollo 14 dan Apollo 16 mengunjunginya menjelang misi mereka ke bulan untuk mempelajari jenis batuan apa yang dapat mereka temukan di luar angkasa, dan mana yang harus mereka bawa kembali ke Bumi. Foto: ullstein bild via Getty Images/ullstein bild











































