Jakarta - Cahaya keemasan menyoroti bangunan utamadan menara Masjid Al-Ikhlas di PIK 2, menghadirkan wajah arsitektur Islam klasik yang menonjol saat malam tiba.
Foto Arsitektur
Kilau Arsitektur Islam di Masjid Al-Ikhlas PIK 2
Masjid Al-Ikhlas berada di kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2). Pada malam hari, sistem pencahayaan eksterior menonjolkan bentuk kubah utama dan struktur bangunan secara jelas dari kejauhan.
Desain masjid mengadopsi arsitektur Islam klasik Timur Tengah, terlihat dari kubah besar simetris, menara ramping, serta deretan lengkungan pada fasad depan yang diterangi lampu berwarna hangat.
Kubah utama diberi sorotan cahaya dari bagian bawah dan sisi bangunan, membuat pola geometris di permukaannya tetap terlihat meski dalam kondisi gelap.
Menara masjid diterangi secara bertingkat dari dasar hingga puncak, mempertegas siluet vertikal bangunan dan menjadikannya salah satu titik visual dominan di kawasan PIK 2 saat malam.
Panel ornamen bermotif Arabesque pada dinding luar diberi pencahayaan tersembunyi, sehingga detail ukiran terlihat jelas tanpa menghasilkan pantulan cahaya berlebihan.
Bagian dalam kubah menampilkan dekorasi bermotif simetris bernuansa emas dan biru, yang tampak lebih menonjol saat diterangi lampu interior berintensitas lembut pada malam hari.
Kaligrafi Arab yang melingkari ruang utama shalat disorot dengan lampu tidak langsung, menjaga keterbacaan tulisan sekaligus mempertahankan suasana tenang di dalam masjid.
Dengan kombinasi arsitektur klasik dan tata cahaya modern, Masjid Al-Ikhlas kini menjadi salah satu bangunan religius paling mencolok secara visual di PIK 2 pada malam hari, selain berfungsi sebagai pusat ibadah warga sekitar.
