Sebuah gedung di New York City sempat bikin heboh karena akan ambruk dan mau dirobohkan. Namun, kabarnya insinyur setempat menemukan cara untuk memperbaiki gedung tersebut.
Dilansir New York City, kondisi kerusakan pada gedung tersebut adalah pada bagian kolom yang bengkok seperti puntung rokok yang dibengkokkan, tidak benar-benar patah. Lokasi kerusakan ada di lantai 21 dan dinilai tidak bisa asal diperbaiki. Para insinyur yang dilibatkan memutuskan memakai rencana penanganan dengan teknik baru.
Para pekerja akan secara bertahap mendongkrak lantai yang melengkung sedikit demi sedikit, sekitar 1/64 inci setiap kali pengerjaan. Ukurannya setara dengan ketebalan pick gitar. Pada akhirnya, lantai akan ditinggikan sekitar 7 inci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung komersial ini terdiri dari 37 lantai. Sebelumnya dipakai sebagai kantor yang kemudian diubah menjadi perumahan terbesar di kota tersebut. Gedung di Midtown Manhattan ini sudah dikosongkan karena terlalu berbahaya jika masih ada orang di dalamnya. Perbaikan dibidik selama 3 bulanan.
Sejak ditemukan kerusakan pada Juli 2026, tim darurat membuat penyangga. Sementara itu, seorang insinyur diminta untuk mengecek dan mengawasi keamanan bangunan, terutama untuk dimasuki oleh tim darurat.
Pengembang sempat mengatakan gedung pencakar langit MetroLoft rencananya ingin dibangun kembali setelah insiden kolom yang bengkok. Namun, strategi tersebut tidak jadi. Menurut rencana teknik dan tinjauan yang diajukan ke Departemen Bangunan yang diperoleh oleh Gothamist, bangunan bisa diperbaiki. Caranya dengan menaikkan lantai secara bertahap. Cara ini tampak aman dan bisa dilakukan bertahap.
Gedung Nyaris Ambruk di New York City Foto: via New York Post |
"Ancaman itu menyebar terlalu cepat dan mengabaikan masalah yang sebenarnya, seperti sesuatu yang menyebabkan kerusakan di tempat lain," kata Eric Cowley, presiden perusahaan Cowley Engineering, kepada media lokal, dilansir Kamis (22/10/2026).
Cowley melihat rencana perbaikan itu sudah bagus sehingga tidak perlu dibangun ulang pada seluruh bangunan. Pekerjaan awal sedang berlangsung di lantai atas gedung dekat lokasi runtuhnya kolom.
Sebelumnya diberitakan, sebuah gedung pencakar langit yang sedang direnovasi nyaris ambruk di 235 E. 42nd Street, Midtown, New York City. Balok penyangga gedung itu bengkok, membuat sejumlah lantai ambruk akibat tekanan yang sangat besar.
Dilansir dari New York Post, Rabu (8/7/2026), gedung 37 lantai itu sedang direnovasi untuk menambah 11 tingkat. Bangunan ini akan diganti fungsi dari komersial menjadi residensial. Dulunya gedung ini digunakan sebagai kantor pusat perusahaan farmasi Pfizer.
Namun, proyek itu kini bermasalah. Pada Selasa (7/7), Cliff Johnsen dari Steamfitters Local 638 dan timnya sedang memasang sistem pelindungan api di gedung itu. Ia dan timnya segera melakukan evakuasi ketika menemukan dua balok penyangga logam bengkok pada lantai 21 dan 22.
Akibat gedung nyaris ambruk itu, sembilan bangunan sekitar terpaksa dikosongkan setelah pukul 8.00 pagi waktu setempat. Ratusan orang dievakuasi hingga telantar di jalanan. Nasib mereka pun belum diketahui pasti kapan bisa kembali masuk gedung.
(aqi/das)

