Gelandang Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Thom Haye memiliki rumah di Bandung, Jawa Barat. Thom Haye kepada arsitek yang merancang rumahnya memimpikan rumah yang dingin seperti di Belanda.
Principle Architect di Patio Livity, Clement Cadmiel, yang melakukan proyek renovasi rumah Thom Haye, bercerita kliennya itu memiliki beberapa kriteria hunian yang diinginkan. Pertama, rumah yang terang sehingga banyak sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan. Kedua, rumah yang terlihat modern.
"Terus dia suka yang clean, kelihatannya bersih. Nah, yang dia concern tuh tentang hygiene. Jadi dia lihat rumahnya tuh harus benar-benar bersih, nggak ada noda hitam kayak jamur atau apa gitu. Itu dia tegas sekali tentang kebersihan sama hygiene," kata Clement kepada detikProperti, Rabu (14/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah tersebut terdiri dari dua lantai dan memiliki tiga kamar tidur. Di bagian bawahnya tampak ada ruang keluarga, meja makan, serta area dapur.
Bagian Dapur dan Ruang Makan di Rumah Thom Haye di Bandung Foto: Tangkapan layar YouTube Patio Livity |
Di dalam rumah Thom Haye juga ada tempat khusus sepatu karena ia memiliki koleksi sepatu yang cukup banyak. Selain itu, ada juga area santai karena Thom memang suka berada di dalam rumah. Di rumah Thom juga dipasang AC agar terasa lebih sejuk.
"Nah jadi dia perlu satu space yang nyantai. Terus, di Belanda kan di tempat asalnya dia cuacanya dingin, jadi di sini dia butuh udaranya juga sejuk gitu. Terus dia butuh cabinetry yang simple buat bikin sarapan sendiri," ujar Clement.
Area rumah Thom juga menggunakan elemen kayu. Namun, materialnya dipilih yang perawatannya mudah.
"Jadi bukan pakai kayu solid atau duco yang nantinya menguning. Kita pakai kayu yang maintenance-nya nggak sulit. Dari top table juga pakai batu-batu yang lebih simple gitu. (Kayunya) namanya pakai laminated wood," ungkap Clement.
Sebagai informasi, Thom sudah tinggal di rumah tersebut sejak 2025, beberapa bulan setelah bermain untuk Persib Bandung. Sebelum tinggal di rumah itu, ia selama berbulan-bulan tinggal di hotel. Alasannya, belum menemukan rumah yang cocok.
Thom sudah survey rumah-rumah di Bandung sebelum benar-benar pindah ke sana. Namun, belum menemukan hunian yang cocok. Pun kalau ada berupa apartemen, sementara Thom ingin tinggal di rumah tapak.
Thom sempat melihat postingan rumah-rumah di Instagram Patio Livity yang sayangnya bukan rumah sewa, melainkan rumah pribadi klien Clement. Akhirnya, setelah Thom mendapatkan rumah yang dirasa cocok, ia segera menghubungi Clement lagi untuk berkonsultasi untuk renovasi bangunan itu dalam waktu singkat. Clement pun menyanggupinya dan renovasi selesai dalam waktu dua bulan.
Clement mengatakan, selama renovasi rumah, Thom jarang datang ke lokasi karena kesibukannya. Namun, Thom sudah memberikan informasi terkait rumah yang idamkannya sehingga bisa dieksekusi dengan baik.
(abr/abr)

