Lanjutkan Proyek LRT City yang Mangkrak, Danantara Gaet Arsitek Baru

Lanjutkan Proyek LRT City yang Mangkrak, Danantara Gaet Arsitek Baru

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 30 Sep 2026 12:31 WIB
Penampakan Apartemen LRT City Ciracas
Fasad Apartemen LRT City Ciracas. Foto: Sekar Aqillah Indraswari
Jakarta -

Pembangunan Apartemen LRT City akan dilanjutkan mulai 1 Oktober 2026. Danantara juga akan menyiapkan arsitek baru dalam proyek ini.

"Nomor 1 keputusannya adalah kita akan meneruskan proyek ini. Kita akan hire arsitek baru untuk melakukan proses: fasadnya akan kita ubah. Begitu juga desain bisnis modal, termasuk komersial area-nya," kata Dony Oskaria selaku Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, dalam keterangannya, seperti dilihat detikcom pada media sosial @bumn_id, Rabu (30/9/2026).

Fokus Danantara saat ini adalah melanjutkan dan mempercepat pembangunannya. Ia menekankan Danantara memiliki tanggung jawab yang besar kepada konsumen yang sudah menunggu rumahnya bertahun-tahun. Selain menyelesaikan pembangunan unit, komitmen dari Danantara adalah merapikan area komersial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain aspek bisnis, penyelesaian hunian ADCP juga menjadi bagian dari komitmen untuk memberikan kepastian kepada masyarakat yang telah membeli dan menunggu penyelesaian rumahnya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dony memastikan keputusan untuk melanjutkan proyek-proyek Apartemen LRT City sudah diperhitungkan dengan matang. Ia melihat proyek ini akan membawa dampak positif ke depannya sehingga harus diselesaikan.

"Saya berharap keputusan kita ini, keputusan yang baik. Ini keputusan yang memang tidak hanya sekadar komersial. Jadi, langkah-langkahnya yang pertama, segera cari orang. Kedua, progress mulai kelihatan. Kita janji 1 Oktober itu sudah ada apapun bentuknya," tegasnya.

Ada pun, Apartemen LRT City merupakan proyek hunian vertikal yang digarap oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), anak usaha BUMN PT Adhi Karya Tbk.

Konsumen mulai mengetahui proyek apartemen mulai bermasalah sejak 2025 karena progres pembangunan tidak ada pembaruan. Ketika didatangi ke lokasi proyek tidak ada pekerja. Satu per satu konsumen mulai mengeluhkan proyek tersebut di media sosial dan sudah berkali-kali menghubungi pihak pengembang. Namun, tidak ada jalan keluar.

Proyek yang paling banyak dikeluhkan adalah Apartemen LRT City Tebet, Cibubur, Ciracas, hingga Oase Park.

Masalah ini pun viral pada Juli 2026 dengan jumlah konsumen yang menjadi korban mencapai ratusan orang dari berbagai proyek. PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) sempat buka suara terkait keluhan tersebut. Mereka menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan pembangunan di apartemen Tebet, Ciracas, dan Cibubur.

"Perseroan juga menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen atas kondisi yang saat ini dihadapi, termasuk adanya keterlambatan penyelesaian dan serah terima pada beberapa proyek. Perseroan memahami bahwa kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan menjadi perhatian bagi para konsumen," kata Farid Budiyanto selaku Direktur Operasi ADCP kepada detikcom pada Rabu (22/7/2026).

Keterlambatan pembangunan disebut disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari masalah keuangan hingga adanya perubahan struktur kepemimpinan di ADCP.

"Kondisi yang tengah dihadapi Perseroan saat ini, dipengaruhi oleh tekanan likuiditas, pelaksanaan proses restrukturisasi perusahaan, serta berbagai langkah strategis dalam rangka menjaga keberlangsungan usaha," jelasnya.

Kondisi ADCP saat ini mengakibatkan mereka tidak bisa menyelesaikan pembangunan secara bersamaan. Namun, mereka tengah menyusun rencana untuk menyelesaikan proyek secara bertahap. Harapannya langkah ini dapat mempercepat pembangunan dan serah terima kepada konsumen dapat segera dilakukan.

Setelah masalah ini ramai, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bersama Danantara, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menyoroti dan turun tangan untuk melakukan mediasi antara pengembang yang merupakan anak usaha BUMN dengan konsumen.

Sampai akhirnya Danantara mengumumkan akan memberikan dana sebesar Rp 456 miliar untuk menyelesaikan proyek Apartemen LRT City. Selain itu PT Adhi Karya Tbk selaku induk usaha ADCP juga diminta tidak menambah anak usaha baru dan kembali fokus pada bisnis konstruksi.

(aqi/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads