Ketua Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong nonaktif, Wisnu Hani Putranto, menjadi sorotan usai ditemukan hunian yang disebut mirip klaster mewah di dalam Lapas Kelas IIA Cibinong. Selain hunian tersebut, koleksi properti yang dimiliki Wisnu juga dapat menjadi perhatian.
Atas kasus ini, Wisno pun dicecar pada rapat Komisi XIII DPR pada rapat dengar pendapat kemarin. Wisnu tampak gelagapan saat beberapa anggota DPR menanyainya.
Sebagai aparatur sipil negara (ASN), Wisnu memiliki kewajiban untuk melaporkan harta kekayaannya. Ia pun sudah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 pada 28 Januari 2026 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari LHKPN, Wisnu mempunyai total harta senilai Rp 3.189.411.335 atau Rp 3,18 miliar. Sebagian besar hartanya berupa properti senilai Rp 2.729.284.000 atau Rp 2,7 miliar. Adapun properti Wisnu berupa 5 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan hingga Semarang.
Koleksi Properti Wisnu Hani Putranto
Berikut ini daftar kepemilikan properti Wisnu.
- Tanah dan bangunan seluas 120 m2/30 m2 di Kab/Kota Kota Semarang, hasil sendiri Rp 250.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 183 m2/100 m2 di Kab/Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 1.015.909.000
- Tanah dan bangunan seluas 63 m2/45 m2 di Kab/Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 408.375.000
- Tanah dan bangunan seluas 31 m2/20 m2 di Kab/Kota Kota Depok, hasil sendiri Rp 55.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 180 m2/100 m2 di Kab/Kota Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 1.000.000.000
Selain properti, Wisnu mempunyai harta berupa alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp 380.000.000. Kendaraannya antara lain mobil Jeep SUV tahun 1995 dari hasil sendiri senilai Rp 30.000.000. Lalu, ada mobil Toyota Hilux Hilux tahun 2023 dari hasil sendiri senilai Rp 350.000.000.
Ia juga memiliki harta bergerak lain Rp 25.000.000 serta kas dan setara kas Rp 55.127.335.
Sebelumnya, Wisnu sempat hadir di Komisi XIII DPR RI pada Senin (28/9) untuk rapat dengar pendapat dengan Dirjen Permasyarakatan Kemenimipas dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan soal temuan sidak Ombudsman RI. Ia pun dicecar sejumlah pertanyaan berkaitan dengan sidak tersebut.
Tanggapan Wisnu sempat menuai sorotan lantaran kebingungan ketika menjawab. Terutama saat momen anggota Komisi XIII DPR Yanuar Arif bertanya perihal keberadaan bingkai foto koruptor Jimmy Masrin yang ditemukan di rumah dinas Lapas Cibinong.
"Pertanyaan saya Pak Kalapas, Anda 3 tahun di sana, sudah berapa lama Anda tahu Pak Jimmy Masrin ada di situ?" tanya Yanuar.
"Siap bapak mohon izin kami mendapatkan informasi atas nama tersebut kurang lebih....," jawab Wisnu tetapi terlihat gelagapan menjawab pertanyaan tersebut.
(dhw/dhw)
