Proyek rumah susun besutan Qatar di Kampung Bandan, Jakarta Utara tak kunjung terlihat wujudnya. Proyek ini dibangun di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Dirut KAI Bobby Rasyidin pun buka suara.Dia menjelaskan proyek itu sedang ditangani oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Namun ia tidak merinci apa yang sedang ditangani.
"Sekarang kan sedang ditangani oleh Pak Menteri PKP tuh. (Kendalanya apa?) Nggak ada kendala," ujarnya kepada wartawan di Menara 2 BTN, Jakarta, Senin (31/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengungkap proyek apartemen terjangkau besutan Qatar di Kampung Bandan, Jakarta sampai tak kunjung dibangun karena terkendala masalah lahan. Saat ini progres proyek masih di tahap negosiasi tanah.
"Ya masih negosiasi tanah sampai sekarang dan negonya dengan Pak Menteri (PKP)," kata Fahri dalam acara Diskusi Lintasan Sejarah Perumahan Rakyat yang digelar oleh HUD Institute di Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).
Ia menyebut investor Qatar merasa belum ada kejelasan soal tanah yang akan dibangun apartemen. Meski ditawarkan tanah negara, investor Qatar meminta ada bukti kerja sama perihal lahan.
"Dia (investor Qatar) pengin mana buktinya bahwa ini (lahan) dikerjasamakan dengan dia," ucapnya.
Menurutnya, proyek apartemen ini tidak dapat berjalan kalau masalah tanah belum diselesaikan. Fahri menyebut masalah tanah perlu diselesaikan secara sistem.
(abr/das)
