Sebanyak 30 unit rumah beserta sertifikat tanah hak milik dibagikan gratis untuk figur yang berjasa untuk Indonesia. Beberapa penerimanya adalah petinju pertama dari Indonesia yang pernah menjadi juara dunia, Ellyas Pical hingga veteran perang Indonesia, Holili Sukarman.
Rumah tersebut diberikan oleh yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia yang berkolaborasi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Rumah tersebut berada di Serang, Banten, memiliki 2 lantai. Rumah tersebut dibangun dengan total nilai Rp 8 miliar melalui dana CSR BTN untuk 30 unit.
"Hari ini pun menjadi sangat istimewa karena kita serahkan bukan sekadar kunci sebuah rumah, melainkan juga Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada 30 penerima Rumah
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cahaya. Artinya rumah tersebut benar-benar menjadi milik Bapak dan Ibu, menjadi tempat untuk pulang, menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, dan mudah-mudahan menjadi sesuatu yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya," ujar Dirut BTN Nixon L.P. Napitupulu dalam acara Penyerahan 30 Sertifikat Hak Milik Rumah Cahaya kepada Pahlawan Terlupakan, di Menara 2 BTN, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Nixon juga menyampaikan bahwa sejak 2022-2026, BTN sudah melakukan renovasi maupun pembangunan rumah sosial sebanyak 477 unit.
Sementara itu, Ketua Yayasan PHSI Sofia Koswara mengatakan ke depan, pihaknya akan membantu membagikan sekitar 342 rumah yaitu 42 unit rumah dari pengusaha dan sekitar 300 rumah dari Uni Emirat Arab untuk 'pahlawan yang terlupakan'.
Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina yayasan PHSI sekaligus Ketua Satgas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa ke depan, rumah gratis juga akan dibagikan untuk pemadam kebakaran yang berjasa serta pekerja yang kehilangan nyawa karena membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang saat ini sedang terjadi di Indonesia.
"Ada 300 rumah lagi yang kita cari pahlawan-pahlawan terlupakan. Ada beberapa petugas Ibu Sofia, petugas pemadam kebakaran yang meninggal saya dengar, sekarang tinggal janda-jandanya yang perlu rumah, saya kira kita harus cari mereka. Terus saya dengar petugas-petugas yang melawan karhutla, di tengah kebakaran-kebakaran ada yang hilang nyawanya, kita harus bantu," tuturnya.
Salah satu pesepakbola legendaris Indonesia, Rully Rudolf Nere, menjadi penerima bantuan rumah gratis ini. Ia bersyukur bisa mendapatkan bantuan tersebut.
"Di hari tua kita ini masih diberikan sesuatu yang sangat jadi kebanggaan kita," katanya saat ditemui wartawan.
Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhi, Kepala Bappenas Rahmat Pambudy hingga Dirut KAI Bobby Rasyidin.
