Penyaluran Rumah Subsidi Turun 15%, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Penyaluran Rumah Subsidi Turun 15%, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Sabtu, 29 Agu 2026 15:15 WIB
Warga beraktivitas di kawasan perumahan Desa Muktiwari, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/6/2026). Pemerintah menyetujui perpanjangan tenor KPR FLPP hingga 40 tahun untuk memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Ilustrasi rumah subsidi (Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto)
Jakarta -

Penyaluran dana fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) turun hingga 15 persen dibandingkan pada tahun lalu. Ini terjadi bukan tanpa alasan.

Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengakui bahwa penyaluran FLPP per 28 Agustus 2026 turun 15 persen dibandingkan pada periode yang sama pada 2025 atau dari 162.344 unit menjadi sekitar 137.400 unit. Alasannya, bukan dari sisi demand melainkan dari sisi supply perumahan subsidi.

Menurutnya, dari sisi demand atau permintaan masyarakat akan rumah subsidi masih sangat bagus. Tapi dari sisi penyediaan masih terkendala beberapa faktor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Contohnya masalah perizinan, masalah lahan, kemudian juga eskalasi harga-harga material yang membuat teman-teman pengembang yang modalnya terbatas agak kesulitan meningkatkan skala produksinya," katanya di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

Walau demikian, ia tetap optimistis akan memenuhi kuota FLPP sebanyak 350.000 unit. Apalagi ditambah dengan adanya rumah susun (rusun) subsidi yang ready stock ada 10.000.

"Kita tetap optimis lah, tetap berupaya maksimal dengan seluruh ekosistem. Saya tahu situasinya tidak mudah, bahkan di berbagai daerah juga teman-teman pengembang luar biasa mau mengorbankan sekitar 10-15% margin-nya untuk menutup eskalasi harga-harga yang dikisaran itu ya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, realisasi rumah subsidi atau penyaluran FLPP per 23 Juli 2026 berada di angka 111.537 unit dengan rincian 111.527 unit rumah tapak dan 10 unit rusun.

Dengan target penyaluran FLPP sebesar 350.000 unit, realisasinya sudah mencapai 31,87 persen. Adapun nilai pembiayaan yang sudah diberikan sebesar Rp 13,874 triliun.

(abr/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads