Ribuan orang bergotong-royong menarik menara utama Kastil Hirosaki di Aomori, Jepang. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari proses renovasi bangunan.
Dilansir dari The Guardian, menara itu hendak digeser kembali ke lokasinya aslinya. Menara itu sempat dipindahkan untuk memperbaiki dinding yang rusak akibat gempa bumi besar.
Penarikan menara itu diiringi sorakan 'so-re, so-re'. Sekitar 1.800 orang berkumpul di Jepang utara selama akhir pekan untuk menarik menara kastil seberat 360 ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa tim beranggotakan 80 orang menarik tali sepanjang 30 meter secara bergantian. Para peserta menarik bangunan yang telah diletakkan di atas rel. Pada Sabtu lalu, menara digeser sejauh 1,13 meter. Lalu, angunan tersebut digeser lagi sejauh 1,09 meter keesokan harinya.
Masyarakat tarik Kastil Hirosaki ke posisi awal Foto: (CNN/Tangkapan layar) |
"Kami menerima sekitar 8.000 lamaran untuk 1.800 slot selama dua hari terakhir, kira-kira empat kali lipat dari jumlah yang diperebutkan, jadi tidak semua orang bisa berpartisipasi," kata Kensuke Hayasaka, kepala divisi taman dan ruang hijau di Kota Hirosaki kepada Guardian, dikutip Rabu (26/8/2026).
"Tidak hanya dari kota ini, tetapi juga dari seluruh Jepang dan luar negeri; cukup banyak dari Asia Tenggara dan dari Eropa serta Amerika Utara," tambahnya.
Praktik ini disebut hikiya, sebuah metode memindahkan bangunan dengan cara diletakkan di atas roda alih-alih dibongkar. Tujuannya untuk menjaga struktur bersejarah kastil.
Pada 2015, kota tersebut menyerukan kepada masyarakat untuk datang dan berpartisipasi secara langsung. Hasilnya adalah hikiya pertama yang digerakkan oleh warga, dan pertama kalinya metode ini digunakan dalam bentuk apa pun untuk memindahkan kastil selama seabad.
"Karena menara ini merupakan situs warisan budaya penting yang ditetapkan secara nasional, kami tidak membongkarnya," kata Hayasaka.
"Kami menggunakan hikiya, metode pemindahan bangunan yang telah ada di Jepang sejak zaman kuno," lanjutnya.
Pemindahan menara utama secara manual akan berlanjut sampai akhir Agustus. Sekitar 4.100 orang dijadwalkan untuk memindahkannya sejauh 5 meter. Lalu, sisa sekitar 73 meter akan dilakukan menggunakan mesin pada akhir tahun.
Menara utama di Kastil Hirosaki adalah salah satu dari 12 struktur serupa yang tersisa di Jepang. Kastil ini selesai dibangun pada 1611 silam sebagai pusat kekuasaan klan Tsugaru.
Namun sebenarnya menara utama aslinya terbakar setelah sambaran petir menyulut gudang mesiu pada 1627. Struktur yang ada saat ini dibangun kembali pada 1810. Kastil ini sekarang menjadi pusat dari sebuah taman yang dikunjungi sekitar 2 juta pengunjung setiap tahun selama musim bunga sakura.
(dhw/das)

