Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa berkekuatan magnitude 7,0. Getaran tersebut berdampak pada sejumlah fasilitas umum, salah satunya bangunan di pelabuhan Maumere atau Pelabuhan Lorens Say.
Dilihat detikcom dari beberapa video beredar, pagi itu pelabuhan sudah dipadati penumpang dan ada satu kapal yang sedang bersandar. Ketika getaran terjadi, ada yang berada di kapal, di pinggir pelabuhan, dan tengah menyeberang di atas jembatan penghubung, dan ada pula yang berada di dalam bangunan.
Semua penumpang panik baik yang di dalam bangunan, kapal, jembatan, dan pinggiran pelabuhan. Kepanikan itu bertambah ketika melihat bangunan dua lantai di dekat mereka terguncang hebat hingga bagian plafon, atap, hingga strukturnya berjatuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketegangan juga tampak dari jembatan penghubung. Ketika getaran terasa, ujung jembatan yang mengarah ke kapal yang bersandar mulai miring karena posisi kapal menjauh. Di ujung jembatan dekat tangga turun ada beberapa penumpang terlihat berpegangan dan tak lama jembatan penghubung tersebut jatuh ke air.
Penumpang yang berada di pinggiran pelabuhan berlarian menyelamatkan diri dari pinggir laut dan meninggalkan barangnya di jalan.
Beberapa video yang tersebar diketahui diambil oleh penumpang yang sedang berada di atas kapal.
Ada pun, gempa bumi berkekuatan 7,0 magnitudo dengan parameter update 7,7 magnitudo terjadi pada pukul 05.58 WITA dengan episenter pada koordinat 8,41 derajat lintang selatan dan 121,39 derajat bujur timur.
Tim SAR gabungan sudah melakukan evakuasi korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan di pelabuhan. Dilansir dari detikBali, ditemukan 1 korban jiwa dan 2 korban luka-luka. Ketiga korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere.
"Kami menerima informasi bahwa saat terjadi gempa, bangunan yang berada di Pelabuhan Lauren Say Maumere, Sikka, rubuh dan menimpa satu orang korban atas Meliana Nenong Perempuan berusia 54 tahun dengan kondisi meninggal dunia dan dua orang luka-luka," ujar Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman.
Sampai artikel ini ditayangkan, tercatat ditemukan 2 korban jiwa. Satu di pelabuhan Pelabuhan Lorens Say dan satunya lagi tengah diidentifikasi.
"Dua korban meninggal dunia terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Data korban masih dalam proses verifikasi dan pendataan lebih lanjut oleh tim di lapangan," ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis yang diterima detikBali.
(aqi/das)
