Nusron Ungkap 3 Lokasi Calon Kota Satelit Baru, Ada Bogor hingga Deli Serdang

Nusron Ungkap 3 Lokasi Calon Kota Satelit Baru, Ada Bogor hingga Deli Serdang

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Selasa, 04 Agu 2026 13:45 WIB
Ilustrasi kepemilikan tanah.
Ilustrasi Tanah Foto: Freepik/freepik
Jakarta -

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan ada tiga lokasi calon kota satelit baru yang sudah disurvei. Lokasi itu ada Bogor, Bandung Barat, dan Deli Serdang.

"Kota satelit sudah ada 3 tempat yang disurvei oleh tim yang ditunjuk," kata Nusron di Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).

Pihaknya juga sudah menyiapkan lahan di 20 lokasi untuk 10 kota satelit baru. Lahan tersebut ditawarkan kepada user sehingga dapat dipilih sesuai kebutuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prinsipnya dari sisi kami menyediakan lahan yang clean and clear sudah selesai. Tinggal mana yang mau dipakai tergantung user,"

Saat ini, ada tim dari Kementerian ATR/BPN yang bekerja sama dengan user untuk meninjau lokasi-lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya diberitakan, Nusron sudah menyiapkan data lahan untuk pembangunan kota satelit. Luas setiap kota minimal sekitar 200 hektare.

"Rata-rata satu kota minimal 200 hektare," kata Nusron usai disambangi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) di Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026).

Akan ada 12 titik kota satelit baru yang tersebar di sejumlah provinsi. Beberapa di antaranya ada di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

"Di mana saja? Mulai di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, di Lampung, kemudian di Banten, di Jawa Barat, di Bogor sama Bandung Barat, kemudian Jawa Tengah di Batang, kemudian di Jawa Timur di Mojokerto sama di Pasuruan, kemudian di Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan," ucapnya.

Ia menjelaskan Presiden Prabowo Subianto ingin membuat kantong-kantong kota baru alias kota satelit untuk mengatasi backlog perumahan. Selain membangun rumah susun (rusun), upaya lain adalah membangun perumahan di kota-kota satelit.

Dalam kesempatan lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) pernah mengatakan adanya kota-kota satelit baru untuk menyediakan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga masyarakat bergaji tanggung. Rencananya akan ada 10 kota baru tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya. Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami," kata Ara dikutip dari keterangan tertulis, pada Jumat (17/4/2026).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads