Kawasan Bintaro adalah salah satu lokasi yang dicari warga yang ingin tinggal dan memiliki rumah. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Jakarta, ditambah akses transportasi dan fasilitas yang semakin lengkap, membuat kawasan ini menjadi salah satu pilihan masyarakat yang ingin tinggal di sekitar ibu kota tanpa harus berada di pusat kota.
Bintaro memiliki konektivitas menuju berbagai wilayah melalui Tol Jakarta-Serpong, Tol JORR, serta jaringan KRL Commuter Line yang dilayani Stasiun Jurangmangu, Pondok Ranji, dan Sudimara. Kawasan ini juga didukung pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi, hingga kawasan perkantoran yang menunjang aktivitas sehari-hari.
Perkembangan kawasan tersebut mendorong hadirnya proyek-proyek hunian baru. Pengembang pun kian gencar membangun proyek baru seiring dengan perkembangan kawasan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satunya Alta Citra Bintaro yang memperkenalkan marketing gallery melalui acara soft opening bertajuk The First Bloom pada Minggu (2/8). Acara ini menjadi langkah awal pengembang memperkenalkan kawasan yang dikembangkan di Jalan Aria Putra, Tangerang Selatan.
Direktur Operasional PT Indo Tama Nusantara, Claudia Amanda, mengatakan kawasan tersebut akan dikembangkan dengan total 141 unit rumah dan 41 unit area komersial. Hunian tersedia dalam tiga pilihan ukuran, sementara area komersial dirancang dengan konsep arsitektur klasik Eropa.
"Sementara area komersial dikembangkan dengan konsep Iconic European Classic tiga lantai sebagai pusat aktivitas baru di kawasan. Harga rumah mulai Rp 1,2 miliar, sedangkan ruko mulai Rp 3 miliar," kata Claudia dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Menurut Claudia, pembukaan marketing gallery bukan hanya menjadi ajang memperkenalkan proyek, tetapi juga memperlihatkan konsep kawasan yang ingin dibangun. Selama acara berlangsung, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba mewarnai anak, lokakarya merangkai bunga, perfume workshop, hingga sesi olahraga poundfit.
Ia menilai pendekatan tersebut menjadi cara untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sejak awal pengembangan kawasan.
"Melalui peresmian Marketing Gallery ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal Alta Citra Bintaro sebagai kawasan hunian berkualitas yang mengedepankan gaya hidup modern," ujarnya.
Proyek ini dibangun di atas lahan sekitar 2 hektare dengan jalan utama selebar 10 meter serta mengusung karakter arsitektur klasik Eropa. Pemasaran proyek didukung sejumlah perbankan, sementara pengembang meyakini prospek kawasan Bintaro masih ditopang oleh infrastruktur yang terus berkembang dan kebutuhan masyarakat terhadap hunian di kawasan penyangga Jakarta.
