Mal-mal Ramai Dipagari, Pengusaha Jelaskan Alasannya

Mal-mal Ramai Dipagari, Pengusaha Jelaskan Alasannya

ilham fikriansyah - detikProperti
Jumat, 31 Jul 2026 06:47 WIB
Mal Kokas mulai dipagari di bagian depan
Mal Kokas mulai dipagari di bagian depan. Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom
Jakarta -

Sejumlah mal di Tanah Air mulai memasang pagar. Terbaru, Mal Kota Kasablanka (Kokas) yang terletak di bilangan Jakarta Selatan baru-baru ini dipasangi pagar pada area depan.

Tim detikcom mengunjungi langsung Mal Kokas untuk melihat kondisi pagar yang telah dipasang. Pagar itu dipasang di dekat pintu masuk utama mobil dari Jalan Raya Casablanca.

Pagar yang ada di Mal Kokas punya tinggi sekitar 2,5 meter dan berwarna abu-abu. Dari pantauan detikcom, pagar yang terpasang baru sekitar 100 meter saja, tepatnya dari dekat pintu masuk depan mobil hingga dekat akses pintu keluar mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selebihnya, area depan Mal Kokas tidak dipagari. Hanya beberapa area saja yang dipasangi pagar, itu pun dengan pagar kaca yang mengutamakan estetika dan tingginya tidak lebih dari 1 meter.

Pagar jenis ini umumnya disebut pagar logam vertikal atau pagar bilah. Desainnya dibuat khusus untuk keamanan dengan bagian atas menyudut dan lancip, lalu terdapat sisi yang dibuat sedikit serong.

ADVERTISEMENT

Pemasangan pagar tinggi di area depan Mal Kokas cukup mengganggu visual. Dari penglihatan detikcom, adanya pagar membuat kami sulit untuk melihat secara jelas fasad mal karena terhalang pagar cukup tinggi.

Kata Pengusaha Soal Mal Banyak yang Dipagari

Area depan Mal Kota Kasablanka kini telah dipagari.Area depan Mal Kota Kasablanka kini telah dipagari. Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja buka suara soal ramai mall memasang pagar tinggi di sejumlah daerah.

Alphonzus menjelaskan langkah ini dilakukan untuk menertibkan arus keluar masuk pengunjung pusat perbelanjaan tersebut.

Jika tidak dipagari, ia menilai pengunjung bisa keluar masuk pusat perbelanjaan dari sudut mana saja yang berisiko membahayakan lalu lintas.

"Sebetulnya kan tujuan utamanya adalah untuk supaya lebih menertibkan gitu loh, arus keluar masuk pengunjung. Kalau terbuka itu kan pengunjung bisa masuk dari mana saja, bisa keluar dari mana saja begitu. Sehingga itu kan membahayakan lalu lintas sekitar," ujar Alphonzus di kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026).

Menurut Alphonzus pemasangan pagar di mal bukan hal baru di Indonesia. Menurutnya, banyak juga mal yang sejak awal memasang pagar sejak awal pembangunannya.

Selain itu, ia mengatakan pagar ini sering kali dipasang pada mal yang berada di pusat kota yang dilintasi atau menjadi titik demonstrasi. Karenanya, Alphonzus menilai pagar besi ini menjadi salah satu langkah pengamanan dari pengelola mal.

"Jadi saya kira itu juga sekalian untuk bisa memberikan satu, apa ya, batas pengamanan lah begitu terhadap demonstrasi-demonstrasi yang suka berlangsung begitu ya," pungkasnya.

Pihak Pakuwon Angkat Bicara Soal Mal Dipagari

Pagar tinggi yang mengelilingi mal di Surabaya.Pagar tinggi yang mengelilingi mal di Surabaya. Foto: Jemmi Purwodianto

Sebagai informasi, Mal Kota Kasablanka berada di bawah naungan Pakuwon Group. Perusahaan itu memiliki sejumlah mal elite di Surabaya, seperti Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall. Keempat mal di Surabaya itu juga ramai dibahas netizen karena telah lebih dulu dipagari.

Dilansir detikJatim, Direktur Marketing Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi menegaskan pemasangan pagar merupakan bagian dari peningkatan fasilitas keamanan dan peremajaan aset perusahaan.

Untuk Pakuwon Mall Surabaya, pemasangan pagar dilakukan menyusul beroperasinya Radial Road sehingga diperlukan pembatas demi keselamatan pejalan kaki.

"Awalnya mungkin yang di Pakuwon Mal, ya. Itu kan karena Radial Road baru saja dibangun. Jadi kami mengantisipasi terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengunjung yang berjalan kaki ke mal," kata Sutandi saat dihubungi wartawan, Minggu (19/7/2026).

Sementara di Royal Plaza dan Pakuwon City Mall, pagar lama diganti karena kondisinya telah keropos setelah digunakan hampir satu dekade.

"Besinya sudah keropos. Jadi kami ganti dengan bahan pagar yang lebih kokoh. Karena waktu pemasangannya memang hampir berdekatan, ya kami rencanakan untuk bangun bersama. Termasuk yang di Pakuwon City Mall," ujarnya.

Khusus di Tunjungan Plaza, pagar permanen dibangun untuk mendukung pengamanan ketika berlangsung aksi demonstrasi di sekitar Gedung Negara Grahadi.

"Kalau di TP ini memang sekalian kami bangun pagar untuk pengamanan kalau ada aksi di Grahadi. Daripada pihak keamanan harus bolak-balik menggeret barikade," tegasnya.

Tim detikcom telah mencoba menghubungi pihak Pakuwon Group soal pemasangan pagar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Namun sampai berita ini diturunkan masih belum ada jawaban.



(ilf/ilf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads