Siapa Pemilik Deretan Mal di Surabaya yang Lagi Heboh karena Dipagari?

Siapa Pemilik Deretan Mal di Surabaya yang Lagi Heboh karena Dipagari?

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Selasa, 21 Jul 2026 14:16 WIB
Alexander Tedja
Alexander Tedja (Foto: Dok Forbes)
Jakarta -

Netizen sedang ramai membahas pemagaran sejumlah mal di Surabaya. Setidaknya ada 4 mal di Surabaya yang tiba-tiba memasang pagar tinggi. Lalu siapa pemilik mal-mal tersebut?

Diketahui keempat mal tersebut berada di bawah naungan Pakuwon Group. Korporasi raksasa tersebut merupakan milik Alexander Tedja yang juga meruapakan salah satu orang terkaya di Indonesia.

Berdasarkan catatan detikProperti, Alexander sempat masuk dalam daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes pada 2023. Saat itu kekayaan bersihnya tercatat US$ 1,1 miliar atau Rp 19,6 triliun (kurs saat ini Rp 17.894) berdasarkan laporan Forbes pada 2023.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekayaan itu diperoleh dari Pakuwon Group yang bergerak di bidang properti dan retail. Pakuwon Group mempunyai 8 pusat perbelanjaan dan kuliner di Surabaya, di antaranya Tunjungan Plaza dan Pakuwon Mall. Pakuwon Group juga memiliki 3 mal besar di Jakarta, yaitu Kota Kasablanka, Gandaria City, dan Blok M Plaza.

Pria kelahiran 22 September 1945 itu tidak langsung membangun kerajaan propertinya. Awalnya, ia mempunyai bisnis di bidang perfilman.

ADVERTISEMENT

Laman resmi Pakuwon mencatatkan Alexander mendirikan PT ISAE Film pada 1972. Lalu, ia mendirikan Menara Mitra Cinema Corp pada 1977. Tak hanya itu, ia juga mendirikan PT Pan Asiatic Film pada 1991.

Kemudian, Alexander mulai merambah ke industri properti. Dia membangun PT Pakuwon Jati Tbk pada 20 September 1982.

Awalnya, ia membeli sebidang tanah di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Kemudian, lahan itu dibangun Tunjungan Plaza I, pusat perbelanjaan modern pertama di Surabaya yang beroperasi sejak 1986.

Bisnis Alexander pun terus berkembang di Surabaya. Dalam beberapa dekade, Alexander membuka Superblok Tunjungan City dan Pakuwon City.

Semakin sukses dengan bisnis malnya, ia kemudian mulai menambah bisnis properti seperti Sheraton Hotel Surabaya, Kondominium, Regensi, dan Menara Mandiri. Semuanya beroperasi sejak 2002.

Tak berhenti di Surabaya, Alexander mengembangkan properti di Jakarta melalui proyek pengembangan Superblok Gandaria City, yang kemudian beroperasi sejak tahun 2010.

Deretan Mal yang Dipagari

Sejumlah mall di Surabaya milik Pakuwon Grup dipasang pagarSejumlah mall di Surabaya milik Pakuwon Grup dipasang pagar Foto: Esti Widiyana/detikJatim)

Dikutip dari detikJatim, beberapa pusat perbelanjaan besar yang terkonfimasi memasang pagar antara lain Pakuwon Malll Surabaya, Tunjungan Plaza (TP), Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall. Pagar besi berwarna hijau dengan ketinggian mencapai sekitar 2,5 meter tersebut mulai terlihat dipasang secara bertahap.

Menurut Pengelola Pakuwon Group, pemasangan pagar adalah bagian dari peningkatan fasilitas keamanan, keselamatan pengunjung, dan peremajaan aset.

1. Pakuwon Mall

Menurut Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, pagar baru di kawasan Pakuwon Mall Surabaya Barat karena ada pembangunan Radial Road di sekitar kawasan mal. Keberadaan pagar diperlukan untuk meningkatkan keselamatan, terutama bagi pejalan kaki yang melintas menuju pusat perbelanjaan.

"Awalnya mungkin yang di Pakuwon Mal, ya. Itu kan karena Radial Road baru saja dibangun. Jadi kami mengantisipasi terjadinya kecelakaan, terutama bagi pengunjung yang berjalan kaki ke mal," katanya.

2. Tunjungan Plaza

Lalu, pagar juga dipasang di Tunjungan Plaza. Pagar itu dibuat lantaran mal berada di kawasan yang kerap menjadi titik berlangsungnya aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi.

Menurut manajemen, pagar permanen dipasang agar petugas keamanan tidak perlu lagi memasang dan membongkar barikade portabel setiap kali ada demonstrasi.

3. Royal Plaza

Sementara itu, pagar lama di Royal Plaza diganti karena kondisinya sudah tidak layak digunakan setelah hampir satu dekade. Penggantian dilakukan bersamaan dengan sejumlah mal lain yang memiliki usia pagar hampir sama sehingga proses peremajaan dapat dilakukan secara lebih efisien.

4. Pakuwon City Mall

Pakuwon City Mall juga menjalani penggantian pagar untuk memperbarui fasilitas yang sudah menua. Manajemen memilih memasang pagar baru dengan material yang lebih kokoh sebagai bagian dari program peremajaan aset perusahaan.

(dhw/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads