Rumah Subsidi Dekat Stasiun Masih Jadi Rebutan, Ini Sebabnya

Rumah Subsidi Dekat Stasiun Masih Jadi Rebutan, Ini Sebabnya

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 08 Jul 2026 12:14 WIB
Perumahan Maja
Foto: Rumah subsidi
Jakarta -

Akses transportasi masih menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan masyarakat dalam memilih hunian. Selain harga yang terjangkau, kedekatan dengan stasiun maupun moda transportasi massal dinilai mampu mendukung mobilitas sehari-hari sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan perumahan.

Tren tersebut tercermin dari penyelenggaraan akad kredit 45 unit rumah di kawasan Permata Mutiara Maja, Kabupaten Lebak, Banten. Unit yang diakadkan terdiri atas rumah subsidi dan rumah komersial, dengan mayoritas pembeli memanfaatkan fasilitas pembiayaan perbankan.

Marketing and Sales Director PT Bukitnusa Indahperkasa, Cornelius Widjaja, mengatakan tingginya penyerapan rumah menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang terjangkau dengan akses transportasi yang baik masih cukup besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akad kredit ini menjadi salah satu indikator positif bahwa pasar properti di kawasan Maja terus bertumbuh. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat terhadap Permata Mutiara Maja terus meningkat, baik untuk rumah subsidi maupun rumah komersial," ujar Cornelius dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan penyangga Jakarta menjadi salah satu tujuan masyarakat yang mencari hunian dengan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan kemudahan mobilitas. Keberadaan jaringan kereta komuter menjadi salah satu faktor yang mendorong berkembangnya kawasan-kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

Di Maja, misalnya, pengembangan kawasan hunian berlangsung seiring bertambahnya jumlah penghuni. Hingga saat ini sekitar 60 hektare kawasan telah dikembangkan dengan sekitar 7.000 unit rumah terbangun, sementara sekitar 5.500 kepala keluarga telah menghuni kawasan tersebut.

Menurut Cornelius, selain segmen rumah subsidi, permintaan terhadap rumah komersial juga mulai menunjukkan peningkatan.

"Kami melihat potensi pasar perumahan di kawasan Maja masih sangat besar. Selain tetap menjadi pilihan utama untuk rumah subsidi, saat ini kami juga mulai mengembangkan pasar rumah komersial yang mendapat respons positif dari masyarakat," katanya.

Konsep hunian berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) juga semakin banyak diterapkan dalam pengembangan kawasan. Kedekatan dengan transportasi publik dinilai mampu memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat yang beraktivitas di kota-kota sekitar.

Cornelius menjelaskan lokasi Permata Mutiara Maja yang berada sekitar 800 meter dari Stasiun Maja menjadi salah satu faktor yang mendukung konsep tersebut.

"Lokasi yang sangat dekat dengan Stasiun Maja menjadikan Permata Mutiara Maja sebagai salah satu kawasan hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD) yang sangat strategis. Kami optimistis kawasan ini akan terus menjadi pilihan masyarakat yang mengutamakan kemudahan akses transportasi sekaligus kualitas lingkungan tempat tinggal," jelas Cornelius.

Pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan transportasi publik menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap hunian tidak lagi hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga oleh kemudahan akses serta kualitas lingkungan yang mendukung aktivitas sehari-hari.




(aqi/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads