Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun hunian tetap (huntap) untuk korban bencana Sumatera. Mereka siap menggelontorkan Rp 2,2 triliun dari Kementerian Keuangan untuk membangun membangun 7.952 unit.
Staf Ahli Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan, dan Tata Ruang Kementerian PKP Teddy Paul H. Siagian mengungkapkan saat ini pemerintah tengah mempersiapkan pengadaan lelang untuk material dan konstruksi pembangunan.
"Sekarang ini kita sedang tingkat Satker tersebut sedang menyusun rencana pemaketan, dan kemudian dari kami Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) akan menyiapkan tim Pokja untuk pengadaan lelang, dan direncanakan minggu depan tanggal 9 Juli itu akan sudah mulai tayang, secara bertahap mulai dari paket-paket konstruksi," kata Teddy pada Rabu (1/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah lelang selesai, pembangunan huntap baru akan dimulai. Untuk lokasi pembangunan beserta lahannya, pemerintah pusat telah mengumpulkan lahan-lahan milik pemerintah daerah (pemda) dan aset BUMN.
Total lahan yang akan digunakan sekitar 207,69 hektare yang tersebar di 3 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Sebagian besar adalah lahan negara, mili pemerintah daerah, lahan BUMN. Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa lahan milik negara ini harus diutamakan untuk kebutuhan rakyat apalagi warga terdampak bencana. Ada juga lahan milik masyarakat yang dibeli oleh pemda melalui anggaran yang sudah disediakan," ujarnya.
Lokasi dan Luas Lahan di Masing-masing Provinsi
1. Aceh
Lokasi huntap yang disediakan di Provinsi Aceh ada di 48 lokasi. Luasnya sekitar 166,27 hektare yang tersebar di 8 kabupaten, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, dan Lhokseumawe.
Jumlah huntap yang bisa terbangun adalah 6.220 unit rumah pada 2026, di mana huntap terbanyak yang bisa dibangun, berada di Kabupaten Gayo Lues sekitar 2.454 unit, Aceh Tamiang 2.212 unit, dan Aceh Utara 708 unit.
2. Sumatera Utara
Lokasi huntap yang disediakan di Provinsi Sumatera Utara ada di 4 lokasi. Luasnya sekitar 20,68 hektare yang tersebar di 2 kabupaten, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan dan Humbang Hasundutan.
Jumlah huntap yang bisa terbangun adalah 919 unit rumah pada 2026, di manahuntap yang bisa dibangun, berada di Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 872 unit dan Humbang Hasundutan 47 unit.
3. Sumatera Barat
Lokasi huntap yang disediakan di Provinsi Sumatera Barat ada di 8 lokasi. Luasnya sekitar 20,74 hektare yang tersebar di 6 kabupaten, yakni Kabupaten Agam, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Pesisir Selatan, Padang, dan Padang Panjang.
Jumlah huntap yang bisa terbangun adalah 813 unit rumah pada 2026, di manahuntap terbanyak yang bisa dibangun, berada di Kabupaten Agam sebanyak 360 unit, Padang 183 unit, dan Tanah Datar 120 unit.
(aqi/das)










































