Pesepakbola asal Inggris, Harry Kane, sedang harum namanya usai menjadi pahlawan Timnas Inggris saat melawan Republik Demokratik Kongo. Dalam ajang Bola Dunia 2026, ia mencetak gol dua kali, membuat Inggris memenangkan laga pada Rabu (1/7) kemarin.
Di samping pencapaiannya yang luar biasa, Kane juga punya portofolio properti yang menarik. Salah satunya, Kane memiliki rumah megah baru berbentuk mansion bagaikan Buckingham Palace menurut warga setempat.
Dilansir dari The Sun, Kane membeli rumah di Surrey, Inggris seharga 6,5 juta pound sterling atau sekitar Rp 155,3 miliar (kurs Rp 23.897) pada 2023. Dia membongkar bangunan itu dan menggantinya dengan rumah bergaya neo-Georigian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang warga lokal di kawasan Wentworth mengatakan Kane membeli tanah dan sebuah rumah besar di atasnya. Lalu, Kane merobohkannya dan telah mempekerjakan tim tukang bangunan selama sekitar dua tahun.
"The front of it looks like Buckingham Palace," kata warga lokal itu, dikutip dari The Sun, Kamis (2/7/2026).
Desain rumah Harry Kane di Surrey, Inggris. Foto: via The Sun |
Gambar perencanaan rumah Kane menunjukkan bagian depan memiliki jendela bergaya Georgia. Lalu, pilar pintu masuknya mirip dengan desain kediaman kerajaan.
Gambar-gambar di situs web perencanaan dewan kota Runnymede menunjukkan empat kamar tidur. Kemudian, terdapat dua kamar mandi dalam untuk staf yang tinggal di rumah.
Sekarang rumah itu senilai 20 juta pound sterling atau sekitar Rp 477,9 miliar. Tak heran nilai rumah begitu fantastis, selain bentuknya seperti Buckingham Palace, isinya dilengkapi berbagai fitur mewah.
Rumah ini ada bioskop, kolam renang, bar, ruang perawatan, dan gym juga telah dibangun di bawah tanah. Bagian garasi rumah Kane pun bisa muat lima mobil. Ada platform putar yang memastikan mobil selalu dapat bermanuver keluar dari ruang sempit.
Rumah Harry Kane di Surrey, Inggris. Foto: via Sport News |
Di sisi lain, istri dan keempat anak Kane tinggal bersamanya di Jerman. Namun, keluarga tersebut diperkirakan akan pindah ke rumah ke Surrey setelah karier Kane di luar negeri berakhir.
Sebelumnya diberitakan detikSport, Inggris dibuat bersusah-payah oleh Republik Demokratik Kongo. Beruntunglah The Three Lions punya Harry Kane yang bisa mengubah laga.
Inggris sudah langsung tertinggal dari RD Kongo tujuh menit laga berjalan. Usaha Inggris baru membuahkan hasil pada menit ke-75 lewat Harry Kane, diikuti gol kedua penyerang Bayer Munich itu pada menit ke-86.
Walau menjadi penentu kemenangan Inggris, Kane merasa sejatinya siapapun bisa saja berada di posisinya. Hanya, kali ini ia yang kebetulan ketiban nasib jadi pahlawan.
"Rasanya menakjubkan jujur saja. Pertandingan yang gila banget. Mereka tim yang sulit dihadapi dan setelah jeda minum pertama, kami jauh lebih baik dan kiper mereka membuat sejumlah penyelamatan luar biasa," ungkap Kane seusai laga, seperti dikutip BBC.
"Kami bicara soal orang-orang mendapatkan momen sebagai pahlawan dan itu bisa siapa saja. Hari ini akulah pahlawannya."
(dhw/das)













































