Paris Mendidih, Warga Kabur dari Rumah Lebih Pilih Tinggal di Sini

Paris Mendidih, Warga Kabur dari Rumah Lebih Pilih Tinggal di Sini

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Selasa, 30 Jun 2026 18:45 WIB
People cool off in the Trocadero fountain in front of the Eiffel Tower as temperatures rise in Paris during a heatwave affecting a large part of France, June 23, 2026. REUTERS/Abdul Saboor
Ilustrasi gelombang panas di Paris. Foto: REUTERS/Abdul Saboor
Jakarta -

Panas ekstrem mencapai lebih dari 40 derajat celcius yang melanda Prancis akhir-akhir ini membuat warganya mencari alternatif tempat tinggal yang adem. Banyak di antaranya memilih tinggal di hotel dengan pendingin udara.

Sayangnya, hotel dengan pendingin udara ini jumlahnya terbatas. Alhasil hotel dengan spesifikasi tersebut langsung jadi rebutan warga, baik yang berada di sekitar Paris, maupun di luar kota.

Dilansir South China Morning Post, hotel-hotel ber-AC atau dengan kipas angin di kota bersejarah Tours di Prancis barat hampir penuh dipesan sejak minggu lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga tidak bisa menetap di rumahnya karena rata-rata tidak memiliki AC. Kembali ke rumah sama saja seperti masuk ke oven, panas seperti memerangkap mereka dan menyebabkan sulit tidur.

Tampak pemandangan Kota Paris dan sungai Seine dari ketinggian menara EiffelTampak pemandangan Kota Paris dan sungai Seine dari ketinggian menara Eiffel Foto: detik

Panas tersebut terperangkap di dalam bangunan juga dikarenakan kebanyakan rumah di Paris masih memakai atap seng yang tidak bisa memantulkan panas. Alhasil, panas akan terasa hingga ke dalam. Kondisi ini lebih buruk jika orang tersebut tinggal di rumah loteng karena panas akan langsung terasa.

ADVERTISEMENT

Oleh sebab itu, banyak yang memilih kabur memesan kamar hotel dan menginap selama yang mereka bisa.

CEO dari grup hotel Les Hotels [tres] Particuliers, Matthieu Evrard, mengatakan tempatnya telah dibanjiri permintaan selama fenomena gelombang panas ekstrem. Beberapa tamunya pun rela tinggal lama, bahkan ada yang memesan 2 minggu.

"Ini adalah fenomena yang cukup luar biasa. Setiap hari, saya dihubungi secara pribadi oleh lima hingga sepuluh orang melalui berbagai koneksi untuk mendapatkan kamar di hotel kami," ungkapnya seperti dikutip detikcom pada Selasa (30/6/2026).

Matthieu Evrard menyampaikan seluruh kamar di hotelnya telah habis dipesan. Padahal hotelnya tidak memiliki AC, hanya mengandalkan kipas angin dan pendingin alami dari dinding dan batu kastil yang tebal. Hotel ini memang berkonsep pedesaan dengan luas lahan lebih dari 12 hektare. Lokasinya pun masih mudah dijangkau hanya berjarak 45 menit dari Paris.

Daya tarik lain dari hotel ini adalah memiliki 2 kolam renang pada masing-masing bangunannya. Lalu, pemandangan pedesaan di sekitarnya juga membuat para tamu layaknya sedang berlibur.




(aqi/aqi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads