Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan segera merenovasi rumah tidak layak huni di Papua Raya. Renovasi ini termasuk dalam Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.
Pada 2026, program BSPS di Papua Raya mencapai 22.379 unit, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.656 unit. Sementara itu, khusus untuk Provinsi Papua, jumlah penerima BSPS mencapai 4.554 unit, naik signifikan dibanding tahun lalu yang sebanyak 851 unit.
Di Papua masih cukup banyak rumah tidak layak huni. Menurut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, ada sekitar 71.500 rumah tidak layak huni di sana. Persentase rumah tidak layak huni di Provinsi Papua mencapai 32,5 persen, sedangkan di Papua Pegunungan angkanya bahkan mendekati 80 persen. Dari alokasi BSPS sebanyak 400.000 unit rumah, pemerintah akan mengalokasikan 15.000 unit khusus untuk masyarakat yang tinggal di perbatasan.
"Artinya, di Provinsi Papua hampir satu dari tiga rumah masih tidak layak huni. Di Papua Pegunungan lebih berat lagi, hampir 80 persen. Ini menunjukkan tantangan perumahan di Papua Raya masih sangat besar," katanya dalam kunjungannya di Kampung Mosso, Jayapura, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Plt Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP, Rini Dyah Mawarty, menjelaskan bahwa pelaksanaan fisik BSPS di Papua akan segera dimulai.
"Pelaksanaan BSPS Tahun Anggaran 2026 di Papua dijadwalkan mulai pada 30 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 24 Agustus 2026. Kementerian PKP akan terus mengawal pelaksanaannya agar berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran," ujar Rini.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan BSPS di wilayah perbatasan. Menurutnya, masih terdapat sejumlah warga di Kampung Mosso yang secara administratif tercatat sebagai warga negara Papua Nugini meskipun ingin kembali menjadi warga negara Indonesia.
"Kami berharap pemerintah pusat dapat membantu proses administrasi mereka agar dapat kembali menjadi WNI sehingga berbagai program bantuan pemerintah, termasuk BSPS, dapat tepat sasaran," kata Abisai.
Simak Video "Video: Pemerintah Mau Renovasi 10 Ribu Rumah Wali Murid Sekolah Rakyat"
(abr/dhw)