Aktor Zac Efron tengah membangun rumah baru di Australia. Uniknya, hunian mewah itu mengusung konsep keberlanjutan (sustainability) karena dibangun pakai material bahan alami, yakni tanaman ganja.
Dilansir dari E! News, Zac Efron membangun hunian mewah di atas lahan seluas 128 hektare di dekat perbatasan New South Wales dan Queensland. Lahan itu telah dibelinya pada 2020 dan baru dibangun rumah tahun ini.
Pembangunan rumah Zac Efron di-spill oleh seorang arsitek asal Australia bernama Joost Bakker. Dalam postingan foto di Instagram miliknya, Bakker membeberkan rumah baru Zac Efron dinamai "FutureCave" yang menggunakan material dari ganja. Sayangnya Bakker belum mengunggah desain rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Senang sekali bisa mulai mengerjakan rumah Zac! Terutama ingin mengucapkan terima kasih kepada tim karena telah bekerja sangat keras untuk mendesain dan mendapatkan persetujuan proyek ini," tulis Bakker.
Menariknya, nggak cuma materialnya saja yang terbuat dari ganja, perabotan rumah seperti kasur, tirai, hingga bantalnya pun turut menggunakan tanaman hijau tersebut.
Dalam postingannya itu, Bakker mengatakan kalau Efron telah bekerja sama dengan sebuah produsen peralatan rumah tangga untuk menciptakan mesin cuci berbahan dasar ganja.
Rumah dua lantai itu rencananya akan memiliki enam kamar tidur. Lalu ada rooftop yang digunakan sebagai ruang bersantai dengan menawarkan pemandangan indah.
Dibangun pula taman rooftop di rumah baru milik aktor berusia 38 tahun itu. Namun, belum diketahui pasti apakah taman itu ditumbuhi ganja atau bukan karena tanaman ini hanya dilegalkan untuk medis di Australia.
Lalu, apa alasan Efron membangun hunian berkelanjutan yang terbuat dari ganja?
Dalam sebuah wawancara dengan media Australian Financial Review, Efron mengatakan sudah jenuh berpindah-pindah tempat tinggal karena merasa kurang nyaman. Setelah mengetahui ada arsitek yang bisa mendesain rumah dari bahan alami, ia kepincut dan merasa cocok dengan konsep tersebut.
"Saya sudah tinggal di hampir semua tempat yang bisa dikunjungi selama beberapa bulan atau bertahun-tahun," kata Efron dalam wawancara yang dilakukan Desember 2025.
"Dan saya pikir jika saya harus melihat kembali seluruh hidup saya dan memikirkan di mana saya akhirnya ingin berada, setiap kali saya pergi ke Joost's, saya memiliki perasaan dalam hati 'inilah yang sebenarnya saya inginkan dalam hidup'. Rasanya sangat tepat dan seperti begitulah seharusnya," ungkapnya.
Sayangnya, belum ada kabar apakah hunian tersebut akan selesai pada tahun ini atau tidak. Namun, mantan bintang series High School Musical punya ide yang unik karena memanfaatkan ganja sebagai bahan material untuk rumah.
(ilf/das)










































