Ribuan Arsitek hingga Investor Serbu PIK 2, Ada Apa?

Ribuan Arsitek hingga Investor Serbu PIK 2, Ada Apa?

Danang Sugianto - detikProperti
Kamis, 04 Jun 2026 17:57 WIB
Megabuild, Keramika & Megaproperty 2026
Foto: Dok. Megabuild
Jakarta -

Sektor properti kembali menunjukkan geliatnya. Ribuan pelaku industri mulai dari developer, arsitek, kontraktor, hingga investor memadati area Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, pada Kamis (4/6/2026).

Mereka datang untuk berburu inovasi material bangunan, teknologi rumah pintar, produk keramik, hingga peluang investasi properti yang kini tersedia dalam satu tempat.

Fenomena tersebut terlihat pada penyelenggaraan Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026 yang untuk pertama kalinya menggabungkan sektor bahan bangunan, keramik, dan properti dalam satu pameran terintegrasi.
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza yang membuka acara tersebut menilai kolaborasi lintas sektor ini menjadi momentum penting bagi industri nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penyelenggaraan Keramika Indonesia Expo ke-11, Megabuild, dan Megaproperty 2026 menjadi momentum krusial bagi kebangkitan industri nasional menuju posisi empat besar produsen global," ujar Faisol dalam keterangan tertulis, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, industri keramik nasional saat ini ditopang kapasitas produksi terpasang mencapai 650 juta meter persegi. Dengan dukungan kebijakan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

ADVERTISEMENT

Penyelenggara melihat selama ini ekosistem pengadaan di sektor konstruksi dan properti masih terfragmentasi. Arsitek, kontraktor, hingga desainer interior kerap harus berpindah-pindah lokasi untuk mencari material bangunan, produk keramik, maupun proyek properti yang sesuai kebutuhan.

Melalui konsep "The Ultimate 3-in-1 Sourcing Hub", ketiga kebutuhan tersebut diklaim kini tersedia dalam satu lokasi.

Megabuild 2026 menghadirkan berbagai inovasi bahan bangunan dan teknologi rumah pintar. Sementara Keramika Indonesia 2026 menampilkan produk keramik, sanitary ware, hingga teknologi manufaktur terbaru. Adapun Megaproperty Expo menjadi ajang pertemuan developer dengan calon pembeli dan investor.

Sejumlah merek besar industri keramik dan bahan bangunan turut meramaikan pameran, di antaranya Arwana, Quadra, Milan, Roman, Indogress, dan Concord.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Edy Suyanto mengatakan pameran tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa produk dalam negeri mampu bersaing dengan produk global.

"Keramika 2026 adalah etalase kebanggaan industri keramik nasional. Kami ingin membuktikan bahwa kualitas, desain, dan teknologi pabrikan lokal siap bersaing di pasar global sekaligus memenuhi kebutuhan proyek-proyek premium di Indonesia," katanya.

Di tengah perlambatan sejumlah sektor ekonomi, properti justru disebut kembali menjadi salah satu motor pertumbuhan investasi nasional.

Data yang dipaparkan penyelenggara menunjukkan sektor properti kini masuk tiga besar penyumbang investasi nasional. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga diproyeksikan meningkat dari 10% menjadi 11,5%.

Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya mengatakan pameran ini dirancang bukan hanya sebagai tempat transaksi, melainkan wadah untuk mempertemukan seluruh rantai ekosistem industri.

"Kami merancang edisi 2026 ini bukan sekadar pameran, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi. Dengan menyatukan Megabuild, Keramika, dan Megaproperty, kami memberikan panggung bagi inovasi material, teknologi arsitektur, dan investasi properti terbaik agar seluruh stakeholder dapat berakselerasi dalam satu platform," ujarnya.

Pameran Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026 berlangsung hingga 7 Juni 2026 di NICE PIK 2 dan terbuka untuk umum tanpa biaya masuk.

(das/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads