Orang Ini Jual Rumah Rp 53 M, Cuma Mau Dibayar Pakai Saham AI

Orang Ini Jual Rumah Rp 53 M, Cuma Mau Dibayar Pakai Saham AI

Danang Sugianto - detikProperti
Rabu, 03 Jun 2026 18:30 WIB
Businesswomen leverage artificial intelligence to analyze market data to identify target audiences and business growth trends, crafting effective marketing strategies and gaining a competitive edge.
Foto: Getty Images/Prae_Studio
Jakarta -

Gelombang kekayaan dari industri kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara transaksi properti di Amerika Serikat. Sebuah rumah mewah di San Francisco, California, bahkan ditawarkan dengan skema pembayaran yang tidak biasa, yakni menggunakan saham perusahaan AI seperti OpenAI atau Anthropic.

Mengutip Realtor, Rabu (3/6/2026) rumah yang berada di kawasan Duboce Triangle tersebut dipasarkan dengan harga US$ 3 juta atau sekitar Rp 53 miliar (kurs Rp 17.900). Yang membuatnya menarik perhatian adalah pemilik rumah bersedia menerima pembayaran menggunakan saham OpenAI maupun Anthropic sebagai bagian dari transaksi.

Agen properti yang menangani penjualan rumah itu, Rachel Swann, mengatakan respons pasar sangat besar setelah rumah tersebut dipasarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya hanya dalam waktu 24 jam setelah diumumkan, minat calon pembeli langsung membludak. Banyak di antara mereka merupakan pekerja perusahaan AI yang memiliki kekayaan dalam bentuk saham namun belum sepenuhnya dapat dicairkan menjadi uang tunai.

Rumah tersebut memiliki luas sekitar 2.495 kaki persegi atau sekitar 232 meter persegi. Bangunan yang telah direnovasi itu menawarkan tiga kamar tidur serta berbagai fitur premium seperti langit-langit setinggi 10 kaki, skylight, dan berbagai sentuhan desain modern.

ADVERTISEMENT

Pemilik rumah merupakan pengembang properti mewah yang juga percaya terhadap prospek industri AI. Ia melihat banyak calon pembeli potensial di San Francisco memiliki aset besar dalam bentuk saham perusahaan AI, tetapi tidak mudah mengubahnya menjadi uang tunai dalam waktu singkat.

Fenomena ini muncul di tengah melonjaknya pasar properti San Francisco yang didorong oleh ledakan industri AI. Realtor melaporkan harga rumah di kota tersebut mencapai rekor median US$ 2,15 juta dan mengalami kenaikan signifikan dalam setahun terakhir. Permintaan terutama datang dari pekerja perusahaan AI yang memperoleh keuntungan besar dari kepemilikan saham perusahaan tempat mereka bekerja.

Rachel Swann menyebut rumah tersebut sengaja dipasarkan dengan pendekatan berbeda untuk menjangkau kalangan pekerja AI yang kekayaannya masih tersimpan dalam bentuk saham.

Tren ini menunjukkan bagaimana ledakan industri AI mulai memengaruhi pasar properti, bahkan hingga cara pembayaran rumah mewah di kawasan teknologi paling bergengsi di Amerika Serikat.

(das/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads