Sebuah rumah di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Sleman mengalami 11 kebakaran dalam 2 hari terakhir. Kebakaran itu diduga dipicu oleh kebocoran gas metana yang berasal dari septic tank.
Dikutip dari detikJogja, Tim Inafis Polresta Sleman serta Tim Gegana Polda DIY yang menyelidiki kebakaran ini menduga kebocoran gas metana terjadi akibat septic tank tidak sesuai standar keamanan. Pihak kepolisian juga menyebut septic tank itu digunakan untuk pembuangan limbah pemotongan ayam.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Gegana Polda DIY, kebakaran dipicu adanya kebocoran gas metana dari septic tank yang saluran pembuangan gasnya tidak sesuai standar, sehingga gas masuk ke dalam rumah dan memicu kebakaran," kata Kapolsek Seyegan, AKP Pujiono, saat dimintai konfirmasi, Minggu (24/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian pun mengimbau kepada pemilik rumah agar segera mengganti pipa karena septic tank itu juga digunakan untuk pembuangan limbah pemotongan ayam.
Berkaca dari kejadian itu, masyarakat perlu berhati-hati dalam menggunakan septic tank di rumah. Sebab, septic tank menghasilkan gas metana yang berpotensi bocor.
Lantas, apa yang menyebabkan septic tank bocor? Berikut ini penjelasannya.
Spesialis Air Limbah, Sanitasi dan Lingkungan dari PT Kolaborasi Delapan Cemerlang (KodeC), Endro Adinugroho mengatakan septic tank bisa mengalami kebocoran karena akumulasi gas metana yang besar. Dalam kasus kebakaran tersebut, salah satu potensi pemicunya bisa dari pembuangan benda selain kotoran manusia, yakni limbah potongan ayam.
"Di septic tank itu ada proses anaerobik. Nah, limbah potongan hewan itu proses terbentuk gas metananya beberapa kali lipat lebih kuat dibandingkan dari kotoran manusia. Jadi itu bisa memungkinkan terjadi kebakaran itu karena gas metananya terbentuk menjadi besar," ujar Endro kepada detikProperti, Senin (25/5/2026).
Selain itu, posisi septic tank atau pipa hawa yang tidak sesuai dapat menjadi penyebab kebocoran gas metana. Septic tank yang berada di dalam rumah memungkinkan gas metana keluar di dalam rumah. Lalu, kurangnya ventilasi ruangan membuat gas terperangkap di dalam rumah. Jika ada pemicu kebakaran, yakni api misalkan dari memasak atau merokok, kebakaran bisa saja terjadi.
Meski demikian, ia menegaskan gas metana yang bocor biasanya hanya sedikit sehingga risiko kebakaran itu minim. Namun, adanya limbah potongan hewan membuat gas metana lebih banyak.
Instalasi septic tank yang tidak sesuai standar juga dapat menyebabkan kebakaran. Hal itu di antaranya pipa tidak kedap sehingga gas metana bisa bocor.
Kesalahan lain adalah tidak adanya pipa hawa septic tank. Hal ini membuat gas metana tidak punya jalan keluar sehingga akan mencari celah lain atau membuat retakan sehingga terjadi kebocoran.
"Gas itu kalau tidak punya lubang hawa atau lubang alir, dia akan mendesak dinding-dinding itu sehingga bisa menimbulkan retakan sebagainya karena dia itu mencari gas untuk keluar ke atas," tuturnya.
Endro menambahkan kebakaran akibat kebocoran septic tank hanya akan terjadi kalau ada pemicu, yaitu api. Sebab, gas metana bersifat mudah terbakar.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/dhw)











































