Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memiliki aset properti senilai Rp 17.440.000.000 atau Rp 17 miliar. Data ini baru dilaporkan pada 23 Maret 2026.
Dilihat detikcom dari LHKPN, pada Kamis (14/5/2026), jenis aset yang dilaporkan terdiri dari properti, kendaraan, surat berharga, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas.
Aset dengan nilai terbesar berasal dari koleksi propertinya, yakni mencapai Rp 17.440.000.000 atau Rp 17,4 miliar. Tanah dan bangunan miliknya tersebar di Sragen dan Surakarta, Jawa Tengah, berikut daftarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tanah dan bangunan seluas 500 m2/300 m2 di Kab/Kota Surakarta, hasil sendiri Rp 6.000.000.000
2. Tanah dan bangunan seluas 2.000 m2/2.000 m2 di Kab/Kota Sragen, hasil sendiri Rp 2.600.000.000
3. Tanah dan bangunan seluas 2.000 m2/2.000 m2 di Kab/Kota Sragen, hasil sendiri Rp 2.600.000.000
4. Tanah dan bangunan seluas 112 m2/112 m2 di Kab/Kota Surakarta, hasil sendiri Rp 1.500.000.000
5. Tanah seluas 113 m2 di Kab/Kota Surakarta, hasil sendiri Rp 700.000.000
6. Tanah seluas 896 m2 di Kab/Kota Surakarta, hasil sendiri Rp 1.792.000.000
7. Tanah seluas 1.124 m2 di Kab/Kota Surakarta, hasil sendiri Rp 2.248.000.000
Jika dibandingkan dengan LHKPN tahun lalu yang dilaporkan pada 28 Maret 2025 tidak ada perubahan jumlah maupun nilai aset.
Kemudian, total aset kendaraan yang dimilikinya Rp 286.500.000, terdiri dari 4 jenis mobil dan 3 motor.
1. Motor Honda Scoopy tahun 2015, hasil sendiri Rp 6.500.000
2. Motor Honda CB-125 tahun 1974, hasil sendiri Rp 5.000.000
3. Motor Royal Enfield Royal Enfield tahun 2017, hasil sendiri Rp 40.000.000
4. Mobil Toyota Avansa tahun 2016, hasil sendiri Rp 75.000.000
5. Mobil Toyota Avansa tahun 2012, hasil sendiri Rp 50.000.000
6. Mobil Isuzu Panther tahun 2012, hasil sendiri Rp 55.000.000
7. Mobil Daihatsu Grand Max tahun 2015, hasil sendiri Rp 55.000.000
Ada pula, surat berharga Rp 5.552.000.000 atau Rp 5,5 miliar, harta bergerak lainnya senilai Rp 280 juta, serta kas dan setara kas Rp 4.357.154.176 atau 4,3 miliar.
Gibran tidak memiliki utang sehingga total kekayaannya Rp 27.915.654.176 atau Rp 27,9 miliar. Apabila dibandingkan dengan kekayaan tahun lalu sebesar Rp 27.519.975.620 (Rp 27,5 miliar) ada kenaikan sekitar Rp 395 juta dari beberapa nilai aset yang meningkat.
(aqi/aqi)










































