Salah satu pameran building, interior, dan arsitektur terbesar di Indonesia, IndoBuildTech Expo Part 1 akan digelar kembali tahun ini. Lokasinya bertempat di ICE BSD City pada 8-12 Juli 2026.
Akan ada 550 tenant hadir dan ditaksir akan menarik 137 ribu pengunjung dalam 5 hari di venue seluas 55 ribu meter persegi.
Di sini, pelaku industri dapat memperluas jaringan bisnis, memperkenalkan produk terbaru, hingga mendorong pertumbuhan industri konstruksi dan desain nasional. Sementara, masyarakat umum dapat mencari inspirasi, melakukan konsultasi, dan menambah wawasan seputar konstruksi, interior, hingga arsitektur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya menghadirkan inovasi produk dan teknologi terkini, pameran ini juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai kontraktor dan developer ternama di Indonesia, di antaranya Ciputra, Agung Sedayu Group, dan Sinar Mas Land.
Sebagai pembuka, akan hadir showroom TACO di IDD PIK 2 yang menghadirkan exhibition berisi beberapa inspirasi desain interior modern yang mengedepankan inovasi, estetika, dan pengalaman interaktif bagi para pelaku industri maupun masyarakat.
"Kami melihat industri konstruksi dan interior di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. IndoBuildTech hadir tidak hanya sebagai ajang pameran, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi, inovasi, dan inspirasi bagi seluruh pelaku industri," ujar Sakanti Sasri selaku VP Exhibition Development PT Debindo International Trade & Exhibition dalam keterangan tertulis pada Rabu (13/5/2026).
General Manager of Community Development TACO Andika Tjandra menyampaikan akan ada banyak produk yang diluncurkan, mulai dari untuk kebutuhan eksterior dan interior.
"Di IndoBuildTech 2026, TACO akan menghadirkan berbagai material unggulan yang juga baru diluncurkan tahun ini, di antaranya TACO SPC Flooring, Ultracore 500 Herringbone, Nexacore 600, hingga ACP Alustro (Aluminium Composite Panel) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan interior dan eksterior modern. Melalui berbagai inovasi produk tersebut, kami berharap dapat menghadirkan solusi material yang lebih lengkap, fungsional, dan relevan bagi masyarakat maupun para profesional di industri desain dan arsitektur," ungkap Andika Tjandra.
(aqi/das)










































