Puing-puing dari pembongkaran Sayap Timur Gedung Putih yang akan dijadikan ballroom dibuang ke lapangan golf umum. Belakangan diketahui ternyata puing-puing tersebut mengandung logam beracun seperti timbal, kromium, dan lainnya.
Dilansir dari NBC Washington, National Park Service mulai membuang puing-puing dari Sayap Timur ke lapangan golf di East Potomac Golf Links, sekitar 3 km dari Gedung Putih, sejak Oktober lalu. Lebih dari 810.000 kaki kubik tanah galian telah diangkut ke lokasi tersebut hingga April 2026.
Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh National Park Service dan dilakukan oleh Jacobs Engineering Group Inc., menyatakan bahwa logam beracun yang ditemukan di tanah tersebut berupa timbal, kromium, dan lainnya yang melebihi ambang batas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau demikian, seorang juru bicara Departemen Dalam Negeri mengaku bahwa tanah tersebut telah menguji tanah tersebut beberapa kali dan hasilnya memenuhi standar.
"Tanah tersebut telah diuji, beberapa kali oleh beberapa pihak, dan proyek ini telah memenuhi semua standar yang ditetapkan oleh hukum. Proses pengujian diikuti untuk memastikan pemindahan tersebut aman bagi publik," katanya, dikutip dari Fortune.
Di sisi lain, para pendukung pelestarian lapangan golf telah menyuarakan kekhawatiran tentang keselamatan, serta penggunaan berkelanjutan, dari tempat tersebut. Pada bulan Februari, organisasi nonprofit DC Preservation League dan dua warga mengajukan gugatan, mengklaim bahwa puing-puing yang dibuang tersebut berbahaya. Kelompok tersebut mengajukan perintah penangguhan darurat awal pekan ini setelah laporan bahwa renovasi besar-besaran di lapangan golf akan dimulai pada hari Senin.
"Pelestarian sejarah adalah tentang mempertahankan kualitas yang menjadikan suatu situs sebagai aset, keterjangkauan, keterbukaan, dan signifikansi arsitektur, bukan mengizinkan pembangunan kembali eksklusif," kata Direktur Eksekutif DC Preservation League, Rebecca Miller, dalam sebuah pernyataan dalam siaran pers yang mengumumkan gugatan tersebut.
"Kehilangan lapangan golf ini akan berdampak signifikan pada sejarah bersama kita dan membatasi akses publik ke salah satu ruang rekreasi dan ruang hijau vital di Distrik ini," katanya.
East Potomac Gold Links dibuka pada tahun 1921, dengan Presiden Warren G. Harding termasuk di antara orang pertama yang menggunakan lapangan tersebut. Rencananya, Presiden AS Donald Trump juga akan merenovasi lapangan golf tersebut menjadi fasilitas kelas dunia.
Sebagai informasi, paparan terhadap logam beracun bisa menimbulkan masalah kesehatan dalam jangka panjang. Dikutip dari US Environmental Protection Agency, paparan timbal bisa menimbulkan kesehatan terutama bagi anak-anak dan wanita hamil. Sistem saraf adalah target utama keracunan timbal pada anak-anak dan orang dewasa. Paparan timbal pada anak-anak bisa menyebabkan efek perkembangan, termasuk penurunan IQ dan rentang perhatian hiperaktivitas, gangguan pertumbuhan, dan kesulitan belajar.
Sementara itu, dikutip dari UK Health Security Agency, paparan terhadap kromium bisa menyebabkan masalah kesehatan tergantung dari jenisnya. Senyawa kromium (III) tidak begitu berbahaya dibandingkan dengan senyawa kromium (VI). Kromium (VI) trioksida, kromat, dan dikromat sangat beracun melalui semua jalur paparan.
Paparan jangka panjang terhadap beberapa senyawa kromium (VI) yang dihirup dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, ulkus hidung, kerusakan pada usus, hati dan ginjal, memengaruhi darah atau menyebabkan kanker paru-paru. Paparan jangka pendek terhadap senyawa kromium (VI) dapat menyebabkan respons alergi (misalnya gejala seperti asma dan dermatitis alergi) pada individu yang sensitif.
Sebelumnya diberitakan, pembongkaran Sayap Timur Gedung Putih dilakukan untuk pembangunan ballroom senilai US$ 400 juta yang rencananya tidak akan memakai APBN. Gedung tersebut digadang-gadang akan memiliki luas 90.000 kaki dan diklaim akan menjadi tempat yang aman.
(abr/das)










































