Tren Rumah Sehat Makin Diminati, Pengembang Mulai Ubah Konsep Hunian

Tren Rumah Sehat Makin Diminati, Pengembang Mulai Ubah Konsep Hunian

Zulfi Suhendra - detikProperti
Kamis, 07 Mei 2026 16:29 WIB
Ilustrasi Cicilan Rumah
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Para pencari rumah kini tak hanya mempertimbangkan lokasi dan harga. Kenyamanan dan lingkungan yang sehat kini juga jadi aspek penting yang diperhatikan masyarakat pencari rumah terutama di kota besar seperti Jabodetabek.

Tren itu mulai muncul dan berkembang pesat pasca pandemi COVID-19. Masyarakat makin sadar pentingnya kesehatan terutama di lingkungan sekitar tempat tinggal, di mana mereka menghabiskan mayoritas aktivitasnya.

Laporan Tren Wellness 2026 dari Global Wellness Institute bahkan menyebut konsep wellness living menjadi salah satu pasar properti dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Dalam lima tahun ke depan, pasar properti berbasis wellness diperkirakan tumbuh rata-rata 15,2% per tahun dan mencapai nilai US$1,1 triliun pada 2029.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

General Manager Property Awards and Events PropertyGuru, Jules Kay, mengatakan konsep wellness living pada dasarnya dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat penghuni melalui desain dan lingkungan yang lebih nyaman.

"Rumah menjadi bagian dari sistem kenyamanan dan kesehatan jangka panjang karena mendukung kualitas tidur, kesehatan metabolik, dan kinerja kognitif jangka panjang melalui lokasi dan desain yang tepat," ujarnya dalam forum Asia Connect: Indonesia CEO & Leaders Forum 2026.

ADVERTISEMENT

Konsep tersebut kini mulai banyak diterapkan di kawasan penyangga Jakarta. Seolah menjawab tantangan itu, pengembang pun berlomba menghadirkan hunian yang berorientasi pada lingkungan yang sehat.

Hal tersebut juga diamini oleh pakar tata kota Nirwono Joga yang mengatakan, isu perubahan iklim yang saat ini terjadi membuat kebutuhan akan tempat tinggal yang nyaman bukan lagi isapan jempol.

"Di tengah isu perubahan iklim dan kondisi kota yang blm nyaman, mereka membutuhkan tempat tinggal yang dekat dengan alam. Kedekatan lingkungan alam itu lah yang dicari oleh konsumen," katanya.

Direktur Paramount LandChrissandy Dave mengatakan, konsep saat ini tidak bisa dilepaskan dari aspek keberlanjutan dan kenyamanan penghuni.

"Adanya fitur tersebut tidak hanya untuk mengurangi jejak karbon melainkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para penghuni seperti pengurangan biaya energi dan peningkatan kualitas hidup," jelasnya.

Paramount Land sendiri baru mengembangan kawasan hunian Matera Lakeside di Gading Serpong, Tangerang. Hunian ini mengusung konsep wellness dan cozy living dengan menggabungkan area residensial, pemandangan danau, ruang rekreasi keluarga, hingga fasilitas gaya hidup.

Selain menghadirkan ruang terbuka hijau, kawasan ini juga dirancang dengan sistem pengelolaan air, pengendalian banjir, serta teknologi biofilter yang mendukung lingkungan lebih sehat dan efisien energi.

Di sisi lain, faktor aksesibilitas juga menjadi pertimbangan penting. Kawasan hunian yang terhubung dengan pusat bisnis, fasilitas hiburan, hingga area komersial dinilai semakin diminati karena memudahkan aktivitas sehari-hari tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Menurutnya, rumah bukan lagi sekadar simbol status, melainkan tempat yang mampu mendukung kesehatan, kenyamanan, dan keseimbangan hidup penghuninya.



(zlf/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads