Bersih-bersih rumah bisa dilakukan kapan saja. Tidak sedikit yang memilih bersih-bersih pada malam hari.
Salah satu yang sering bersih-bersih rumah pada malam hari adalah pekerja kantoran. Waktu setelah pulang kerja, yakni sore ke malam adalah waktu luang yang pas untuk merapikan rumah. Jika di pagi hari, waktunya terlalu sempit.
Bersih-bersih di malam hari itu tidak masalah, tetapi ada batasannya. Dilansir Better Homes and Gardens, tidak semua kegiatan bersih-bersih bisa dilakukan pada malam hari. Alasannya ada yang berisiko bagi kesehatan penghuninya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika hanya sekadar membersihkan meja dapur atau melipat pakaian tidak masalah karena pekerjaan yang santai. Selain itu, membersihkan rumah juga bisa mengganggu penghuni rumah dan tetangga.
Untuk mencegah hal tersebut, hindari kegiatan bersih-bersih ini di malam hari.
1. Mengepel
Setelah menyapu lantai, pasti kegiatan selanjutnya adalah mengepel lantai. Fungsinya agar noda-noda yang mungkin tidak bersih dengan hanya disapu. Namun, mengepel lebih baik saat pagi hari karena saat malam hari dapat berbahaya karena bekas lantai basah bisa menyebabkan siapa pun terpeleset.
2. Mencuci Pakaian
Siapa di sini yang senang mencuci pakaian saat malam hari menggunakan mesin cuci? No, no ya. Mesin cuci seperti yang kita tahu cukup berisik ketika digunakan. Untuk yang rumahnya nempel dengan tetangga atau tinggal dengan bayi atau lansia, sebaiknya tidak mencuci saat malam hari. Suaranya dapat mengganggu tetangga dan keluarga yang hendak istirahat.
Apabila rumah detiker besar dan dijamin suaranya tidak akan bocor, tentu tidak masalah mencuci baju dengan mesin cuci. Pastikan juga tegangan listrik cukup agar listrik tidak tiba-tiba mati.
3. Membersihkan dengan Penyedot Debu
Alat kebersihan lain yang juga menimbulkan suara bising adalah penyedot debu atau vacuum cleaner. Alat ini sangat praktis digunakan, tetapi suaranya sangat keras, bisa terdengar ke seluruh sudut rumah.
Sama seperti mesin cuci, jika rumah detikers kecil dan menempel dengan tetangga. Sebaiknya hindari membersihkan rumah saat matahari karena akan mengganggu.
Jika butuh membersihkan rumah, coba pakai sapu dan pengki.
4. Pembersihan dengan Bahan Kimia
Banyak produk pembersih mengandung bahan kimia kuat yang membutuhkan ventilasi yang memadai. Bahan-bahan seperti pemutih dan amonia dapat melepaskan uap yang dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, atau iritasi pernapasan.
Pada malam hari, biasanya ventilasi seperti jendela dan pintu dalam keadaan tertutup. Ini yang berbahaya jika bersih-bersih dan memakai bahan kimia kuat. Lebih baik pakai alat pembersihan dengan kandungan bahan kimia yang rendah di malam hari, untuk mengurangi risiko kesehatan.
Pembersih yang mengandung bahan kimia kuat, harus dipakai pada siang hari dengan kondisi jendela atau pintu dibuka agar sirkulasi udara yang baik.
5. Membersihkan Jendela
Membersihkan jendela akan lebih efektif jika pencahayaan sekitarnya terang. Malam hari bukanlah waktu yang tepat untuk pekerjaan ini. Pencahayaan buatan dapat menciptakan bayangan dan menyulitkan untuk melihat noda. Selain itu, jendela yang basah dapat menyebabkan kondensasi semalaman.
6. Menata Ulang Ruangan
Jika detikers tiba-tiba ingin menata ulang perabotan di ruangan, sebaiknya tahan dulu hingga esok hari. Berbahaya memindahkan ruangan saat malam hari yang kondisinya pencahayaan terbatas. Berisiko tersandung benda, terbentur jari kaki, atau menjatuhkan barang.
Itulah beberapa kegiatan bersih-bersih di rumah yang bahaya jika dilakukan pada malam hari, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
