Pengembang tak hanya berkewajiban menghadirkan hunian yang layak dan nyaman bagi penghuni. Lebih jauh dari itu, pengembang juga harus memenuhi semua aspek fasilitas kawasan yang membuat betah para penghuni, apalagi di skala besar seperti kota modern.
Kawasan barat Jakarta kini menjadi salah satu bidikan para pencari rumah yang mendambakan jarak yang dekat dengan tengah kota Jakarta juga didukung fasilitas yang mumpuni. Itu sebabnya, pengembang pun melihat ada potensi besar dalam mengembangkan kota modern di kawasan tersebut.
Salah satu pengembang kota modern di barat Jakarta, Paramount Petals jor-joran memanfaatkan peluang itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berawal dari masterplan, Paramount Petals kini telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kehidupan dan terus meningkatkan konektivitas untuk mendukung mobilitas penghuni. Seluruh proses pengembangan dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen pembangunan serta kepatuhan terhadap regulasi dan standar lingkungan sehat yang berlaku," kata Direktur Paramount Land Chrissandy Dave mengatakan dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).
Proses perancangan Paramount Petals mengacu pada standar dan regulasi yang berlaku. Aspek yang diperhatikan antara lain kualitas udara, pencahayaan alami, sistem sanitasi, hingga faktor perilaku penghuni. Hal ini guna menciptakan lingkungan hunian yang sehat, nyaman, dan layak huni.
"Paramount Petals tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berkomitmen membangun ekosistem kehidupan yang menyeluruh, mendukung kesehatan dan kenyamanan jangka panjang bagi penghuninya, serta menciptakan harmoni dengan lingkungan sekitarnya. Kehadiran kota mandiri ini dirancang agar tidak hanya memberikan nilai tambah bagi penghuni, tetapi juga mendorong peningkatan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat sekitar," imbuhnya.
Selain itu, kata Dave, pengembang juga wajib memanfaatkan lahan yang dimilikinya untuk membuka ruang terbuka hijau untuk menjaga lingkungan tetap asri dan nyaman.
"Juga area pejalan kaki yang nyaman, lingkungan yang bersih dan tertata, hingga utilitas yang memadai mulai dari pagar pengaman, lampu penerangan jalan," ujarnya.
Kota modern hanya akan jadi isapan jempol bila tidak didukung infrastruktur transportasi yang terintegrasi. Mendukung kawasan ini, kata Dave, kawasan dikepung jaringan jalan utama (boulevard) dan jalan sekunder (klaster) yang terus dikembangkan. Pembangunan akses-akses baru juga dilakukan, yaitu akses tol langsung Jakarta-Tangerang KM 25 (ruas Jakarta-Merak).
