Pemerintah sedang membangun 324 unit hunian sementara (Huntara) untuk merelokasi warga yang tinggal di bantaran rel kawasan Senen, Jakarta Pusat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memastikan hunian itu memperhatikan kelayakan dan kenyamanan bagi masyarakat.
Di hunian tersebut, sudah ada fasilitas lengkap, seperti tempat tidur, lemari, dan lainnya.
"Satu unit Huntara akan dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat makan, WC, dapur, mushola, dan ruang terbuka hijau," kata Ara dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ara bersama Direktur Utama Angkasa Pura Muhammad Rizal Pahlevi sudah meninjau progres pembangunan huntara pada Jumat (17/4) lalu. Pada kesempatan itu, ia menegaskan pembangunan Huntara merupakan langkah cepat untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.
"Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan tertata. Huntara ini adalah solusi cepat sambil kita siapkan penataan permanen," ujar Ara.
Progres pembangunan huntara berjalan cepat dengan target penyelesaian 15 Juni 2026. Namun, Ara menyoroti beberapa kendala teknis yang tengah ditangani untuk memastikan proyek berjalan optimal.
"Memang ada beberapa hal seperti PDAM, saya akan langsung berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta. Untuk PLN dan Telkom, akan saya koordinasikan dengan Pak Rosan dan Pak Doni. Ini harus kita selesaikan sebelum 15 Juni," jelasnya.
Lebih lanjut, Ara mengapresiasi proyek yang dijalankan oleh BUMN seperti Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero). Menurutnya, Ia mengungkapkan progres pembangunan Huntara berjalan sangat baik dan bahkan melampaui ekspektasi.
"Saya memberikan apresiasi kepada BUMN karya seperti Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero). Progres pembangunan 324 unit Huntara ini sangat luar biasa dan cepat, dengan target penyelesaian pada 15 Juni," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura Muhammad Rizal Pahlevi menyatakan pihaknya terus mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian bagi masyarakat.
Ia berharap Huntara di kawasan Senen ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/abr)











































