Warga Bantaran Rel Senen yang Direlokasi Akan Dapat Rumah Tanpa Kamar

Warga Bantaran Rel Senen yang Direlokasi Akan Dapat Rumah Tanpa Kamar

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 03 Apr 2026 18:13 WIB
Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait
Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Foto: Dok Biro Komunikasi Kementerian PKP
Jakarta -

Pemerintah tengah membangun rumah baru bagi warga bantaran rel di kawasan Senen yang pada akhir bulan lalu direlokasi. Total ada 324 KK yang dipindahkan ke rumah berukuran 4,5 x 4,5 meter.

Dalam kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria di kawasan Senen, perwakilan BUMN konstruksi, yakni Hutama Karya menjelaskan bahwa rumah pengganti yang akan dibangun akan terdiri dari 1 ruangan dengan 2 tempat tidur dan lemari.

"Satu rumah itu ukurannya 4,5x4,5 meter. Hanya satu ruangan plong gitu pak. Hanya dilengkapi dengan 2 tempat tidur dan lemari serta kipas angin," ujar salah satu perwakilan Hutama Karya, seperti dikutip dari unggahan Menteri PKP Maruarar Sirait @maruararsirait pada Sabtu (3/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lahan yang dipakai untuk pembangunan rumah tersebut adalah milik Angkasa Pura seluas 5.600 meter persegi. Dari 324 unit yang akan dibangun, lokasi permukiman akan dibagi menjadi dua bagian. Di antara hunian tersebut akan ada ruang terbuka untuk taman bermain anak-anak. Setiap rumah juga akan mendapatkan air dari PDAM dan listrik.

ADVERTISEMENT

"Luas tanah 5.600 meter persegi. Di lokasi ini rencananya kami bangun 172 unit terus yang area depan 152 unit, total 324 unit. Dengan kondisi, masjid di sini tidak dibongkar, terus di sini adalah taman untuk anak-anak," jelasnya.

Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Dony Oskaria mengungkapkan 342 hunian tersebut akan selesai pada 15 Juni 2026.

"Jadi akan selesai pada 15 Juni. Kita mulai hari ini, targetnya 2,5 bulan," sebutnya.

Dalam keterangan tertulis, Dony mengatakan pembangunan hunian ini akan melibatkan sejumlah BUMN konstruksi, seperti Hutama Karya, PP, dan WIKA.

"Hari ini sesuai janji kami kemarin, kita mulai proses pembangunan hunian. Ada tim dari Hutama Karya, PP, dan WIKA yang bekerja. Kurang lebih 470 orang kita turunkan di lokasi ini. Target penyelesaian kita tanggal 15 Juni 2026 dan bisa segera diserahkan kepada warga yang membutuhkan," ujar Dony.

Setelah di kawasan Senen, lokasi berikutnya adalah Tanah Abang dan Kampung Bandan pada akhir pekan ini.

"Nanti hari Minggu jam 3 sore, Pak Doni dan saya akan bertemu di lahan milik Kereta Api di Tanah Abang dan Kampung Bandan. Ini menunjukkan negara hadir, BUMN hadir, dan ada dukungan dari berbagai pihak termasuk Pemda DKI Jakarta dalam perizinan. Ini kolaborasi yang baik sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar kita bekerja cepat sehingga warga yang tinggal di bantaran rel bisa segera menempati hunian yang layak," terangnya.

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads