Presiden Prabowo Subianto baru saja blusukan ke daerah pinggiran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (26/3) sore. Usai blusukan, ia ingin membangun hunian layak untuk warga di sana.
Dilansir dari Instagram Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet, Prabowo blusukan dengan pakaian berwarna biru dongker dan topi cokelat ditemani Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Tak banyak Paspampres terlihat menemani di sana.
Prabowo tampak menyapa para warga dan berkunjung ke permukiman sekitar. Warga di sana banyak yang mengaku kaget karena ini pertama kalinya ada presiden yang datang ke daerah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Presiden ingin membangunkan rumah layak untuk warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta, 3 km dari pusat Kota Jakarta," tulis unggahan Instagram Sekretariat Kabinet, dikutip Jumat (27/3/2026).
Usai blusukan, Prabowo lantas mengumpulkan stakeholder terkait. Dalam postingan terbaru Sekretariat Kabinet, tampak Prabowo bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Didyk Choiroel, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Direktur Utama Perumnas, dan lainnya.
Foto: Rapat terbatas dipimpin Presiden Prabowo Subianto (Dok. Instagram Setkab) |
"Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (hadir Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI (Kereta Api Indonesia), serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian dan MCK bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api," tulisnya.
Per hari ini, disebutkan bahwa tim terkait sudah bergerak untuk menyiapkan proses pembangunan hunian dan MCK baru. Letaknya, tidak jauh dari kawasan asli masyarakat bantaran rel kereta di kawasan Senen.
"Menurut penyampaian warga, mereka sudah tinggal puluhan tahun di pinggir rel dengan hunian serta atap terbatas. Dan Bapak Presiden ingin agar warga tersebut dapat dibuatkan tempat tinggal dan MCK yang layak untuk ditempati sesegera mungkin," tutupnya.
(abr/abr)












































