Apartemen umumnya menawarkan hunian yang nyaman dan aman serta didukung fasilitas lengkap. Tidak heran kalau harga apartemen cenderung mahal dan terkadang hanya golongan tertentu saja yang bisa tinggal di sana.
Namun, apartemen yang satu ini tampaknya sudah hampir over capacity. Bagaimana tidak, hunian vertikal ini disebut jadi salah satu yang terpadat di dunia karena dalam satu gedung dihuni puluhan ribu orang!
Apartemen itu bernama Regent International Center yang terletak di pusat bisnis Qianjiang Century City, Hangzhou, China. Sama seperti apartemen pada umumnya, di dalamnya terdapat food court, kolam renang, supermarket, hingga tempat cukur rambut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Parametric Architecture, desain apartemen yang mirip huruf 'S' ini dirancang oleh firma arsitek Alicia Loo. Sedikit informasi, firma ini juga merancang Hotel Marina Bay Sands Singapura yang ikonik.
Awalnya apartemen ini dijadikan sebagai hotel mewah di tengah pusat kota, sehingga memudahkan tamu yang menginap untuk jalan-jalan atau perjalanan bisnis. Bahkan hotel ini rencananya mengusung bintang lima sehingga harga per malamnya tentu mahal.
Namun, rencana tersebut berubah dari yang awalnya membangun hotel mewah menjadi apartemen. Selain itu, kamar di dalam gedung ini juga dibuat sangat banyak hingga dapat menampung 30.000 penghuni.
Untuk saat ini apartemen Regent International dipadati sekitar 20.000 orang. Sebagian besar penghuninya merupakan lulusan universitas atau pekerja muda yang berkarier di Hangzhou.
Saking banyak orang yang berkumpul di dalam satu atap, apartemen ini menjadi salah satu kawasan terpadat di dunia. Bangunan tersebut memiliki tinggi 205 meter dan luas 260.000 meter persegi, menjadikannya salah satu gedung terbesar di China.
Apartemen Regent International Center di China menjadi salah satu bangunan terpadat di dunia karena dihuni 20.000 jiwa. Foto: Wikimedia Commons/CCA 4.0/Nishino Asuka |
Menurut media lokal Sina, tipe apartemen yang paling kecil tanpa jendela umumnya disewakan dengan harga sekitar 1.500 RMB atau Rp 3,6 jutaan (kurs Rp 2.441) per bulan. Untuk unit yang lebih besar dengan balkon, harga sewanya mencapai 4.000 RMB atau Rp 9,7 juta per bulan, bahkan bisa lebih tergantung fasilitas yang ditawarkan.
Kondisi apartemen ini menciptakan ekosistem yang mandiri karena menggabungkan ruang hunian, komersial, dan rekreasi. Bahkan, beberapa orang menyebut hunian ini sebagai 'bangunan hunian paling berkelanjutan di dunia'.
Desain gedung yang mirip huruf 'S' juga bukan sekadar estetika, tapi sengaja dibuat untuk mengoptimalkan cahaya alami, meningkatkan sirkulasi udara, serta mengurangi bebang angin secara drastis. Apartemen dengan 39 lantai ini menampilkan fasad dinding tirai yang luas dengan pita beton bertulang, sehingga menghasilkan kesan minimalis dan brutalis.
Mengutip Daily Mail, Regent International dianggap sebagai tempat yang sangat aman. Meski di dalamnya dihuni puluhan ribu jiwa, tapi apartemen ini dilengkapi dengan kamera CCTV yang mencakup seluruh titik gedung. Dilengkapi juga dengan sistem kontrol akses biometrik yang kompleks sehingga tak bisa diakses sembarang orang.
Namun, terlalu banyak CCTV di dalam apartemen justru punya dampak buruk. Memang aksi kejahatan sangat minim, tapi para penghuni merasa khawatir karena privasinya terganggu.
(ilf/ilf)












































