Perang Iran Vs AS-Israel Bisa Bikin Harga Cat Melambung!

Perang Iran Vs AS-Israel Bisa Bikin Harga Cat Melambung!

ilham fikriansyah - detikProperti
Jumat, 13 Mar 2026 16:47 WIB
Perang Iran Vs AS-Israel Bisa Bikin Harga Cat Melambung!
Ilustrasi cat. Foto: atlascompany/Freepik
Jakarta -

Perang di Timur Tengah antara Iran Vs AS dan Israel masih terus berlanjut. Perang ini telah berdampak pada harga minyak dunia dan berimbas juga pada naiknya harga cat tembok.

Dilansir Economic Times India, Jumat (13/3/2026), harga cat tembok di India diprediksi mengalami kenaikan sekitar 2-5 persen pada April 2026. Naiknya harga cat merupakan imbas dari harga minyak mentah yang melambung tinggi.

Soalnya, konflik yang terjadi di Timur Tengah saat ini telah mengganggu Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20-30 persen perdagangan minyak dunia. Ditutupnya selat itu telah mengganggu rantai pasokan energi global, sehingga mendorong lonjakan harga minyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan dari Systematix Research, perusahaan cat diprediksi akan menaikkan harga produk catnya di bulan depan jika harga minyak mentah masih tinggi. Namun, beberapa perusahaan belum mengindikasikan soal kenaikan harga cat dan masih memantau pergerakan harga minyak mentah.

"Jika minyak mentah bertahan di level tinggi saat ini, sebagian besar perusahaan diperkirakan akan menaikkan harga produk cat sebesar 2-5% pada bulan April dan bisa lebih tinggi lagi jika minyak mentah terus naik ke level yang lebih tinggi," kata laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

Sejauh ini, masih banyak toko bangunan di India yang belum menetapkan harga baru untuk produk cat tembok. Pemilik toko masih menunggu hingga akhir Maret sekaligus memantau konflik yang terjadi antara Iran dan AS-Israel.

Masih dalam laporan tersebut, harga cat kemungkinan juga naik secara bertahap seiring harga minyak yang tetap tinggi dalam jangka waktu lama. Apabila harga minyak dunia sudah mulai turun dan stabil, maka tidak akan memengaruhi harga cat.

Sebagai informasi, cat dinding terbuat dari empat bahan utama, yakni pigmen, resin, pelarut, dan aditif. Keempat bahan tersebut memiliki fungsinya masing-masing.

Pigmen berfungsi untuk memberikan warna yang dapat mencerahkan ruangan, sedangkan resin bertujuan untuk menyatukan partikel pigmen sekaligus mendukung daya rekat cat ke dinding.

Lalu, pelarut berfungsi untuk melarutkan cat menjadi cair sehingga lebih mudah diaplikasikan ke permukaan dinding. Terakhir ada aditif, yakni memberikan ketahanan pada cat sehingga anti jamur dan awet.

Dikutip dari Benjamin Moore, umumnya cat dinding modern menggunakan air sebagai pelarut karena lebih cepat kering, tidak terlalu berbau, dan ramah lingkungan. Namun, ada juga cat berbasis minyak yang memberikan efek lebih mengkilap dan tahan air.

Umumnya cat berbasis minyak digunakan untuk material kayu, besi, pintu, dan pagar rumah agar terlihat lebih mencolok dan tahan air. Sementara untuk cat dinding interior umumnya berbasis air karena bisa menghasilkan banyak pigmen warna.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads