Pemain tengah Manchester City, Rodri, baru-baru ini harus berurusan dengan pihak berwenang. Bukan kedapatan mencuri atau melanggar lalu lintas, tapi karena bermain drone yang berujung melanggar privasi.
Dilansir dari The Sun, Kamis (12/3/2026), sejumlah penghuni di sebuah apartemen di kota Manchester mengeluhkan aktivitas drone yang diterbangkan Rodri. Soalnya, drone itu terbang terlalu mepet dengan hunian mereka sehingga dinilai melanggar privasi sekaligus mengganggu kenyamanan.
Sejumlah warga mengaku melihat drone yang diterbangkan Rodri terlalu dekat dengan jendela apartemen. Mereka khawatir Rodri dapat melihat isi properti serta memantau aktivitas di dalam hunian. Kegiatan itu dianggap sudah melampaui batas dan meresahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tinggal bersama pasangan saya di lantai atas apartemen dan saya melihat ada sebuah drone milik Rodri yang jaraknya hanya sekitar 1 meter dari jendela," kata seorang warga yang tinggal di apartemen tersebut.
"Salah satu keuntungan tinggal di tempat tinggi adalah kita tidak diawasi siapa pun, tapi sekarang kami diganggu oleh Rodri dan drone miliknya. Istri saya merasa sangat terganggu," ujarnya.
Rodri diketahui tidak tinggal di apartemen tersebut, melainkan menghuni sebuah penthouse mewah yang berada di seberangnya.
Beberapa penghuni apartemen di Salford, Greater Manchester, telah meminta petugas keamanan gedung untuk berbicara dengan staf yang mengelola penthouse Rodri. Langkah ini agar pemain asal Spanyol itu tak lagi menerbangkan drone terlalu dekat dengan hunian mereka.
Namun, upaya tersebut berujung gagal karena Rodri masih kedapatan menerbangkan drone terlalu dekat dengan apartemen di seberangnya. Alhasil, sejumlah penghuni melaporkan Rodri ke polisi karena khawatir melanggar aturan ketat soal menerbangkan drone.
"Suatu malam kami melihat drone milik Rodri terbang di luar jendela kami dan kemudian terbang lagi ke teras penthouse Rodri. Ia punya semua uang di dunia, tapi kenapa harus menghabiskan waktunya menerbangkan drone ke jendela orang," kata salah satu penghuni apartemen di lantai 34 yang kesal dengan kelakuan Rodri.
Banyak warga yang juga mengeluhkan drone milik Rodri di grup WhatsApp penghuni apartemen. Salah satu warga menyebut kegiatan tersebut telah melanggar undang-undang tentang voyeurisme dan pelecehan, serta peraturan penerbangan.
Beberapa penghuni lalu mengunggah foto Rodri sedang berada di teras penthouse, menatap ke atas langit, sambil memegang pengendali drone di tangannya.
Rodri bermain drone di teras penthouse miliknya. Foto: Dok. The Sun |
Sedikit informasi, Otoritas Penerbangan Sipil (Civil Aviation Authority) menyebut pilot drone harus menghormati privasi dan tidak menimbulkan gangguan di sekitar. Pilot juga harus mengikuti ujian teori dan mendaftar ke CAA sebelum menerbangkan sebagian besar drone.
Kepolisian Greater Manchester buka suara atas permasalahan ini. Pihaknya telah menerima aduan dari sejumlah warga dan akan melakukan penyelidikan terhadap Rodri.
"Kami telah menerima pengaduan dan petugas sedang melakukan penyelidikan," tulis pernyataan resmi polisi Greater Manchester.
Rencananya polisi akan berbicara langsung dengan Rodri mengenai aktivitas menerbangkan drone. Polisi juga memastikan ia telah mematuhi hukum yang berlaku.
(ilf/abr)












































