Ada banyak orang kaya yang tersebar di seluruh dunia, mulai dari Elon Musk, Mark Zuckerberg, hingga Jeff Bezos. Namun, mereka semua berasal dari Negara Barat.
Ternyata, ada juga orang-orang tajir yang berasal dari kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (Middle East and North Africa). Bahkan, beberapa di antaranya merupakan crazy rich property karena punya usaha besar di sektor properti.
Banyaknya orang kaya dari Timur Tengah seiring perkembangan di wilayah tersebut yang semakin maju. Contohnya adalah Dubai, kota ini memiliki banyak gedung pencakar langit dan yang paling terkenal adalah Burj Khalifa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seiring berkembangnya sektor properti di wilayah tersebut, muncul juga berbagai konglomerat yang punya kekayaan lebih dari Rp 100 triliun. Wow!
Penasaran, siapa saja orang tajir dari Timur Tengah yang menjadi raja properti? Dilansir dari Forbes, Selasa (10/3/2026), berikut daftarnya.
1. Hussain Sajwani
Pria yang kerap dijuluki 'Donald Trump of Dubai' ini merupakan salah satu raja properti paling ternama di Timur Tengah. Ia merupakan pendiri dari DAMAC Properties yang memiliki proyek di lebih dari 15 negara, mulai dari Arab Saudi, Inggris, hingga Amerika Serikat.
Dari data Forbes World's Billionaires List, Hussain Sajwani menduduki peringkat 264 orang terkaya di muka Bumi. Total kekayaannya mencapai US$ 10,2 miliar atau sekitar Rp 172 triliun (kurs Rp 16.863).
2. Mohamed Alabbar
Mohamed Alabbar termasuk salah satu raja properti di Timur Tengah. Pria asal Uni Arab Emirat (UAE) ini merupakan pendiri Emaar Properties yang telah berdiri sejak 1997.
Perusahaan tersebut telah membangun beberapa bangunan ikonik di UAE, yakni Burj Khalifa, Dubai Mall, dan Address Dubai Mall. Ia juga memiliki banyak investasi properti dan proyek real estate di Afrika dan Eropa.
Sayangnya, tidak diketahui secara pasti total kekayaan bersih Mohamed Alabbar saat ini. Namun, Emaar Properties sendiri memiliki total aset sebesar US$ 43,6 miliar atau Rp 735 triliun.
3. Mohammed Al Amoudi
Tak hanya dari UAE, para konglomerat di raja properti juga datang dari Arab Saudi, salah satunya adalah Mohammed Al Amoudi. Pebisnis yang lahir di Ethiopia itu kini sudah punya banyak harta lewat kerajaan bisnis di bidang konstruksi dan real estat.
Ia mendirikan perusahaan bernama MIDROC (Mohammed International Development Research and Organization Companies) pada 1994. Tak hanya fokus di bidang properti, Mohammed Al Amoudi juga melebarkan bisnisnya ke sektor lain, salah satunya pertambangan minyak dan gas.
Total kekayaan Al Amoudi pernah menyentuh US$ 8,1 miliar pada 2018 atau jika dirupiahkan dengan nilai saat ini mencapai Rp 160 triliun. Dengan jumlah kekayaan tersebut, Al Amoudi pernah dijuluki sebagai orang terkaya di Ethiopia.
4. Khalid Al Malik
Di daftar berikutnya ada nama Khalid Al Malik, salah satu konglomerat Dubai yang menjadi pemimpin perusahaan Dubai Holding Real Estate, bagian dari Dubai Holding.
Sebagai CEO, Khalid Al Malik telah memimpin perusahaan tersebut dalam pengembangan infrastruktur, perencanaan tata kota, hingga memimpin berbagai proyek kawasan besar di Dubai.
Dubai Holding Real Estate juga terlibat dalam banyak proyek besar dan terkenal di UAE, seperti Dubailand dan Jumeirah Beach Residence.
5. Hesham Al Qasim
Hesham Al Qasim merupakan seorang pebisnis asal UAE yang kini menjabat sebagai CEO Wasl Group. Perusahaan di sektor real estat itu telah membangun lebih dari ribuan rumah dan puluhan hotel di Dubai.
Sukses dalam mengelola bisnis real estat, Hesham Al Qasim kerap kali masuk dalam daftar raja properti paling berpengaruh di Timur Tengah.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(ilf/das)
