Konsumen Berubah, Furnitur Ramah Lingkungan Diprediksi Jadi Primadona

Konsumen Berubah, Furnitur Ramah Lingkungan Diprediksi Jadi Primadona

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Kamis, 05 Mar 2026 13:11 WIB
Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika
Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika (Foto: Almadinah Putri Brilian/detik)
Jakarta -

Tren pembuatan furnitur selalu mengalami pergerakan. Ke depan, diperkirakan tren furnitur dunia akan lebih mengedepankan faktor ramah lingkungan.

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengungkapkan, ada pergeseran tren furnitur dunia berdasarkan preferensi konsumen yaitu lebih fungsional, ergonomis atau lebih nyaman dipakai, dan bisa dikostum atau dipesan sesuai keinginan. Tak hanya itu, diperkirakan ke depan, furnitur yang ramah ligkungan juga semakin diminati.

"Selain itu, permintaan dari furnitur yang diproduksi secara berkelanjutan juga semakin meningkat. Seiring dengan preferensi terhadap penggunaan material ramah lingkungan, termasuk kayu bersertifikat," ujarnya dalam acara opening ceremony IFEX 2026, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam menanggapi tren industri furnitur ini, pemerintah memiliki lima strategi yang difokuskan pada lima hal, yaitu:

ADVERTISEMENT
  • Fasilitasi ketersediaan bahan baku
  • Fasilitasi ketersediaan SDM terampil
  • Fasilitasi peningkatan pasar dan pembuatan riset preferensi pasar
  • Fasilitasi peningkatan produktivitas, kapasitas, dan kualitas produk
  • Fasilitasi iklim ekonomi dan peningkatannya

Selain itu, Kementerian Perindustrian melaksanakan program pengembangan konsep desain furnitur melalui workshop kolaborasi antara desainer dan pelaku industri.

"Program ini mendorong transformasi industri dari sekadar berorientasi pada volume produksi (volume-driven manufacturing) menjadi berbasis desain dan nilai tambah (design-driven dan value-added manufacturing)," tuturnya.

Dengan demikian, Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi produsen tetapi juga pencipta nilai di pasar global.

"Selain kebijakan yang telah disampaikan sebelumnya, pemerintah juga terus berusaha untuk menciptakan iklim berusaha yang kondusif bagi pelaku industri furnitur, antara lain melalui pemberian fasilitas insentif perpajakan (tax allowance, tax holiday, super deduction tax), preferensi tarif, ketentuan lartas, serta kemudahan prosedur ekspor produk jadi dan impor bahan baku atau bahan penolong," tutupnya.

(abr/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads