Gentengisasi Masuk Program Renovasi, Tiap Rumah Dapat Rp 3 Juta

Gentengisasi Masuk Program Renovasi, Tiap Rumah Dapat Rp 3 Juta

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Rabu, 04 Mar 2026 15:00 WIB
Ilustrasi genteng rumah.
Ilustrasi genteng rumah. Foto: Pexels/Liza Sigareva
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto telah menggaungkan gentengisasi agar atap-atap rumah serentak memakai genteng. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan memasukkan gentengisasi ke program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Dalam Rapat Koordinasi Program Perumahan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Rabu (25/2/2026), Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) mengarahkan agar program renovasi rumah atau BSPS menyerap produk dalam negeri. Ini termasuk genteng yang diproduksi masyarakat.

"Sesuai arahan Presiden, program gentengisasi ini akan memanfaatkan produk UMKM agar ekonomi rakyat bergerak," katanya, dikutip Rabu (4/3/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur, menambahkan bahwa kebutuhan untuk program gentengisasi di BSPS diperkirakan mencapai Rp 2-3 juta per rumah. Ia juga mengungkapkan di tahun 2026, penataan kawasan kumuh akan dilaksanakan di 15 provinsi.

Ara meminta Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menentukan lokasi prioritas penanganan kawasan kumuh di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Kami ingin semua program perumahan benar-benar mengurangi beban rakyat. Karena tujuan akhirnya adalah kesejahteraan dan kemandirian masyarakat," ujar Ara.

Sebagai informasi, penerima bantuan BSPS mendapatkan Rp 20 juta per unit rumah, sebanyak Rp 17,5 juta unit untuk komponen bangunan dan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang.

Kementerian PKP melaksanakan program gentengisasi perdana di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat. Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati mengatakan, program ini selaras dengan penataan kawasan padat penduduk dan menjadi langkah awal untuk memperbaiki kualitas rumah tidak layak huni, meningkatkan sanitasi, serta mendorong aktivitas ekonomi warga melalui penguatan UMKM.

"Insyaallah nanti ada 52 rumah yang direnovasi menjadi layak huni. Dari jumlah itu, 23 rumah milik pelaku UMKM yang rumahnya diperbaiki, dan 10 UMKM lain juga akan kami bina untuk pembiayaan. Semua pembiayaan renovasi rumah dan penataan lorong dilakukan melalui dana CSR secara gotong royong," ujar Sri Haryati dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Selain memperbaiki rumah, penataan juga mencakup perbaikan lorong kawasan, dan pembentukan kawasan wisata kuliner berbasis UMKM. Kawasan Menteng Tenggulun, yang selama ini dikenal sebagai wilayah padat di tengah kawasan elite Menteng, akan dijadikan pilot project "Kampung Gotong Royong" dengan konsep hunian sehat dan ekonomi warga yang tumbuh.




(abr/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads