Di Irak terdapat salah satu situs arkeologi berupa hamparan reruntuhan kota kuno Babilonia. Di dalamnya terdapat kisah menara Babel yang dipercaya menyimpan cerita panjang tentang kejayaan peradaban, kesombongan manusia, hingga lahirnya ilmu sihir yang kelam.
Dalam perspektif Islam, kawasan ini tak sekadar dilihat sebagai situs arkeologi, melainkan juga sebagai simbol pembangkangan manusia terhadap Allah, serta lokasi ujian spiritual besar dalam sejarah umat manusia.
Kisah Menara Babel atau Burj Babil memiliki tempat tersendiri dalam tradisi Islam dan kisah para nabi. Penafsiran ayat-ayatAl-Qur'an berkaitan dengan kota ini yang tersirat akan kesombongan kekuasaan serta penyebaran sihir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Babilonia kerap digambarkan sebagai kota megah yang menyimpan sisi gelap peradaban. Reruntuhannya banyak dikenang bukan hanya sebagai pusat kekuasaan dan pembangunan besar, tetapi juga sebagai simbol kehancuran moral akibat kesombongan, penyimpangan akidah, serta penyalahgunaan ilmu oleh manusia.
Kisah Babilonia dan Menara Babel, Simbol Kesombongan Manusia
Pembangunan Menara Babel sering dikaitkan dengan masa pemerintahan Raja Namrud, sosok penguasa yang digambarkan sombong dan menentang keesaan Allah. Menara raksasa tersebut dibangun di dataran Sinear atau Babilonia, dengan tujuan menjangkau langit, sebuah simbol keangkuhan manusia yang ingin menyamai kekuasaan Tuhan.
Dalam pemerintahan Raja Namrud, ia mengagung-agungkan dirinya dengan menyebut dirinya adalah Tuhan. Hal ini dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 258.
اَلَمْ تَرَ اِلَى الَّذِيْ حَاۤجَّ اِبْرٰهٖمَ فِيْ رَبِّهٖٓ اَنْ اٰتٰىهُ اللّٰهُ الْمُلْكَۘ اِذْ قَالَ اِبْرٰهٖمُ رَبِّيَ الَّذِيْ يُحْيٖ وَيُمِيْتُۙ قَالَ اَنَا۠ اُحْيٖ وَاُمِيْتُۗ قَالَ اِبْرٰهٖمُ فَاِنَّ اللّٰهَ يَأْتِيْ بِالشَّمْسِ مِنَ الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ فَبُهِتَ الَّذِيْ كَفَرَۗ وَاللّٰهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَۚ
Artinya: "Tidakkah kamu memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim mengenai Tuhannya karena Allah telah menganugerahkan kepadanya (orang itu) kerajaan (kekuasaan), (yakni) ketika Ibrahim berkata, "Tuhanku lah yang menghidupkan dan mematikan." (Orang itu) berkata, "Aku (pun) dapat menghidupkan dan mematikan." Ibrahim berkata, "Kalau begitu, sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur. Maka, terbitkanlah ia dari barat." Akhirnya, bingunglah orang yang kufur itu. Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim,"
Babel sebagai Pusat Sihir Dunia dalam Perspektif Islam
Selain kisah kesombongan, Babilonia juga dikenal luas dalam Islam sebagai pusat awal tersebarnya praktik sihir. Hal ini merujuk pada tafsir QS. Al-Baqarah ayat 102 yang menyebutkan bahwa di negeri Babil diturunkan dua malaikat, Harut dan Marut, sebagai ujian bagi manusia di tengah maraknya sihir yang diajarkan oleh setan.
وَاتَّبَعُوۡا مَا تَتۡلُوا الشَّيٰطِيۡنُ عَلٰى مُلۡكِ سُلَيۡمٰنَۚ وَمَا کَفَرَ سُلَيۡمٰنُ وَلٰـكِنَّ الشَّيٰـطِيۡنَ كَفَرُوۡا يُعَلِّمُوۡنَ النَّاسَ السِّحۡرَ وَمَآ اُنۡزِلَ عَلَى الۡمَلَـکَيۡنِ بِبَابِلَ هَارُوۡتَ وَمَارُوۡتَؕ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنۡ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوۡلَاۤ اِنَّمَا نَحۡنُ فِتۡنَةٌ فَلَا تَكۡفُرۡؕ فَيَتَعَلَّمُوۡنَ مِنۡهُمَا مَا يُفَرِّقُوۡنَ بِهٖ بَيۡنَ الۡمَرۡءِ وَ زَوۡجِهٖؕ وَمَا هُمۡ بِضَآرِّيۡنَ بِهٖ مِنۡ اَحَدٍ اِلَّا بِاِذۡنِ اللّٰهِؕ وَيَتَعَلَّمُوۡنَ مَا يَضُرُّهُمۡ وَلَا يَنۡفَعُهُمۡؕ وَلَقَدۡ عَلِمُوۡا لَمَنِ اشۡتَرٰٮهُ مَا لَهٗ فِى الۡاٰخِرَةِ مِنۡ خَلَاقٍؕ وَلَبِئۡسَ مَا شَرَوۡا بِهٖۤ اَنۡفُسَهُمۡؕ لَوۡ کَانُوۡا يَعۡلَمُوۡنَ
Artinya: "Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut. Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, "Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir." Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barangsiapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu."
Kedua malaikat tersebut selalu memberi peringatan bahwa ilmu yang mereka ajarkan hanyalah ujian dan siapa pun yang menyalahgunakannya akan jatuh dalam kekafiran. Namun, sebagian masyarakat Babilonia justru menggunakan sihir untuk tujuan merusak, termasuk memisahkan suami dan istri. Dari sinilah Babilonia kemudian dilekatkan dalam literatur Islam sebagai pusat sihir terlarang dan simbol penyimpangan ilmu.
Reruntuhan Babilonia dalam Catatan Arkeologi Dunia
Dilansir dari situs resmi UNESCO, kawasan kota kuno Babilonia terletak sekitar 85 kilometer di selatan Baghdad, Irak. Wilayah ini mencakup sisa-sisa ibukota Kekaisaran Neo Babilonia yang berjaya pada periode 626 hingga 539 sebelum Masehi, dengan berbagai peninggalan berupa tembok kota, gerbang, istana, dan kuil.
Salah satu struktur paling ikonik di kawasan ini adalah Etemenanki, ziggurat raksasa yang diyakini menjadi inspirasi kisah Menara Babel. Saat ini, bangunan tersebut hanya menyisakan fondasi persegi yang tertutup pasir dan puing-puing. Pada 2019, seluruh kawasan Babilonia resmi ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia karena nilai sejarah, arsitektur, serta makna simboliknya bagi peradaban manusia.
Secara historis dan spiritual, Babilonia merepresentasikan dua sisi peradaban yang kontras. Di satu sisi, ia mencerminkan kejayaan arsitektur, tata kota, dan kekuasaan politik dunia kuno. Di sisi lain, dalam perspektif Islam, Babilonia menjadi simbol kehancuran moral akibat kesombongan dan penyalahgunaan ilmu.
Kisah Menara Babel dan Babilonia pun menjadi pengingat lintas zaman bahwa kemegahan fisik dan dominasi manusia atas ruang dan bangunan tidak akan bermakna tanpa kepatuhan kepada Allah. Wallahu a'lam.
(das/das)










































