Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dilakukan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menargetkan ratusan Huntap itu bisa dihuni sebelum Lebaran.
Pembangunan Huntap itu merupakan kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi. Total ada sekitar 2.603 unit Huntap yang dibangun di utara Sumatera dan setidaknya ada sekitar 110 unit Huntap yang ditargetkan rampung sebelum Lebaran.
"Kita usahakan, sebelum Lebaran sudah ada yang bisa diserahkan kepada rakyat. Saya sudah menyiapkan waktu untuk hadir sebelum Lebaran. Kalau memang semuanya siap bersama dengan pak Mendagri dan ibu Kepala BPS dan Kepala KSP untuk hadir di lapangan," kata Ara dalam keterangannya, dikutip Kamis (26/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rinciannya, di Sumatera Utara ada 648 unit tahap 1 telah berprogres dari total komitmen sebanyak 1.103 unit. Di Tapanuli Tengah ditargetkan sebanyak 50 unit dapat selesai pada 15 Maret 2026 dan sebanyak 20 unit di Tapanuli Utara juga dapat selesai pada 15 Maret 2026.
Lalu di Aceh, ada 600 unit tahap 1 telah berprogres dari total komitmen 1.000 unit. Ditargetkan pada 15 Maret 2026 sebanyak 40 unit Huntap dapat selesai di Kabupaten Aceh Utara.
Sementara itu, di Sumatera Barat baru sebanyak 43 unit dari total komitmen 500 unit yang sedang dibangun.
Ara kemudian mengimbau pada gubernur dan bupati untuk membantu kelancaran pembangunan Huntap yang dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi baik dalam penyediaan lahan maupun perbaikan akses jalan untuk ke Huntap.
(abr/das)
