Dari Benteng Pertahanan ke Pencakar Langit, Transformasi Ikonik di Makkah

Langkah Emas Raih Kemenangan

Dari Benteng Pertahanan ke Pencakar Langit, Transformasi Ikonik di Makkah

Wildan Alghofari - detikProperti
Rabu, 25 Feb 2026 05:14 WIB
photo of Abraj Al Bait (Royal Clock Tower Makkah) and Umrah pilgrims at the Grand Mosque. makkah, saudi arabia 14 august 2019
Makkah Royal Clock Tower (Foto: iStock)
Jakarta -

Di tanah suci Makkah, ada satu bangunan ikonik yang berdiri di sekitar Ka'bah, yaitu menara jam yang dikenal Makkah Royal Clock Tower. Letaknya tepat di samping Masjidil Haram. Namun, siapa sangka bahwa menara yang merupakan bagian dari kompleks Abraj Al Bait ini dulunya merupakan sebuah benteng pertahanan Mekkah yang dirobohkan.

Benteng Ajyad dikenal sebagai kubu pertahanan peninggalan era Kesultanan Utsmaniyah. Bangunan ini pernah berdiri kokoh di perbukitan yang menghadap langsung ke Masjidil Haram, Makkah. Namun, benteng berusia lebih dari dua abad itu kini tinggal catatan sejarah setelah dihancurkan pada 2002 untuk memberi ruang bagi pembangunan kompleks pencakar langit Abraj Al Bait.

Keberadaan benteng ini dahulu bukan sekadar bangunan militer, melainkan bagian penting dari sistem pertahanan kota suci Makkah. Posisinya yang strategis membuat Benteng Ajyad menjadi simbol perlindungan bagi Ka'bah dan jamaah haji dari berbagai ancaman, terutama pada masa kekuasaan Ottoman di wilayah Hijaz.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Transformasi kawasan Benteng Ajyad menjadi pusat pembangunan modern kemudian memunculkan perdebatan panjang. Di satu sisi, proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan fasilitas jamaah, tetapi di sisi lain memicu kritik keras terkait penghapusan warisan sejarah Islam yang bernilai tinggi.

Sejarah Benteng Ajyad

Dilansir dari Arab News yang tayang pada 2002, Benteng Ajyad dibangun sekitar tahun 1775 hingga 1780 Masehi oleh pemerintahan Kesultanan Utsmaniyah di atas Bukit Bulbul, sebuah kawasan perbukitan yang menghadap langsung ke Masjidil Haram. Benteng ini mencakup area sekitar 23.000 meter persegi dan menjadi bagian dari sistem pertahanan bersama benteng lain di sebelah barat dan utara, Benteng Lala dan Hindi.

ADVERTISEMENT

Benteng Ajyad berfungsi melindungi kota suci dari serangan pemberontak dan ancaman eksternal hingga awal abad ke 20. Setelah Raja Abdul Aziz Al-Saud memasuki Makkah pada tahun 1923, benteng tersebut kemudian diwakafkan untuk kepentingan Masjidil Haram dan tetap berdiri sebagai penanda sejarah Ottoman di Makkah selama beberapa dekade berikutnya.

Benteng Dirobohkan Untuk Perluasan Fasilitas Jamaah

Pihak berwenang Arab Saudi mulai merobohkan Benteng Ajyad pada Januari 2002 setelah mendapat persetujuan dari Raja Fahd. Pembongkaran dilakukan untuk membuka jalan bagi proyek pembangunan komersial dan perhotelan bernilai miliaran riyal Saudi.

Berdasarkan publikasi The International Committee of the Fourth International, penghancuran benteng tersebut sempat memicu kecaman internasional, terutama dari Turki, yang memandang tindakan itu sebagai penghapusan warisan sejarah Ottoman. Meski sempat ada wacana pelestarian atau rekonstruksi benteng, rencana tersebut akhirnya dibatalkan dan benteng dihancurkan sepenuhnya.

Benteng Digantikan Proyek Menara Jam

Proyek pengganti Benteng Ajyad mencakup pembangunan 11 menara hunian, hotel bintang lima menara kembar, pusat perbelanjaan, dan apartemen mewah. Proyek ini merupakan bagian dari King Abdulaziz Endowment yang bertujuan mendukung pembiayaan dan pemeliharaan Masjidil Haram.

Kompleks tersebut kemudian dikenal sebagai Abraj Al Bait atau Menara Jam Makkah. Konstruksi dimulai pada tahun 2004 dan rampung sekitar tahun 2011 hingga 2012. Berdirinya proyek megah ini menjadikannya salah satu kompleks bangunan terbesar dan paling mencolok di dunia Islam, sekaligus menandai peralihan lanskap

Kini, kisah Benteng Ajyad menjadi pengingat penting tentang persimpangan antara pelestarian sejarah dan tuntutan modernisasi di kota suci Makkah. Meski fisiknya telah tiada, jejak sejarah benteng ini tetap hidup dalam sejarah dunia Islam sebagai simbol warisan yang pernah mengawal Ka'bah dan para jamaah haji.

(das/das)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads