Ada berbagai mitos yang berkembang di masyarakat Indonesia terkait dengan rumah. Mitos tersebut tidak muncul baru-baru ini, tapi sudah ada sejak lama.
Beberapa orang ada yang meyakini jika mitos tersebut benar adanya. Namun, tak sedikit yang menganggap hal tersebut hanya sekadar menakut-nakuti sehingga tak perlu dipusingkan.
Nah, ada beberapa mitos tentang rumah yang cukup populer di kalangan masyarakat. Apa saja mitos tersebut? Berikut daftarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Rumah Nomor 4 dan 13 Adalah Sial
Banyak yang percaya jika rumah menggunakan nomor 4 dan 13 merupakan angka sial. Selain itu, beberapa gedung bertingkat juga tidak menggunakan nomor 4 dan 13, sehingga diganti dengan angka lain.
Mengutip catatan detikcom, tidak ada bukti ilmiah yang mengungkapkan angka 4 dan 13 dapat membawa sial. Jadi, penggunaan kedua angka tersebut sah-sah saja dan tidak perlu dikhawatirkan bisa membawa sial.
"Semua angka baik tergantung cara kita memandangnya. Enggak ada angka jelek, kalau angka 4 dan 13 angka jelek, kenapa masih ada angka 4 dan 13 sampai sekarang. Itu mitos saja," kata Master of Fengshui Art Indonesia Yohan Suyanha beberapa waktu lalu.
2. Rumah Tusuk Sate
Ada yang meyakini jika rumah tusuk sate dapat menciptakan hubungan keluarga yang kurang harmonis, rentan sakit, tertimpa nasib buruk, dan terjadi kecelakaan pada anggota keluarga.
Sebenarnya, mitos tersebut masih bisa disiasati. Misalnya, rumah tusuk sate dapat menciptakan keluarga yang kurang harmonis karena lokasi rumah terletak di area terbuka dan di depan jalan, sehingga cahaya matahari mudah masuk ke dalam hunian.
Untuk menyiasatinya, cobalah menanam pohon berukuran cukup besar atau tanaman gantung. Langkah ini dapat melindungi rumah dari panas matahari sekaligus menciptakan suasana sejuk.
3. Rumah Menghadap Timur
Percaya nggak percaya, rumah yang menghadap timur akan menciptakan energi negatif yang berpengaruh terhadap penghuninya, seperti tertimpa kesialan, seret rezeki, dan anggota keluarga sering bertengkar.
Di sisi lain, ada juga yang meyakini kalau rumah menghadap arah timur justru harga jualnya sangat tinggi. Kok bisa?
Dilansir dari Homedit, ilmu feng shui mempercayai rumah yang menghadap timur merupakan posisi ideal untuk meraih keberkahan dan kesehatan. Alasan utamanya karena sinar matahari pagi yang terbit dari arah timur dapat menyinari hunian.
Nah, ilmu feng shui meyakini jika sinar matahari saat terbit dapat membawa keberuntungan. Selain itu, rumah menghadap timur juga dipercaya dapat memberikan energi positif ke dalam keluarga sehingga lebih harmonis dan sejahtera.
4. Tidak Boleh Pindah Rumah saat Malam 1 Suro
Sejumlah masyarakat Jawa memiliki mitos yang melarang orang-orang untuk pindah rumah, terutama saat malam 1 Suro. Apabila seseorang memaksakan diri untuk pindah rumah maka dipercaya akan mendapatkan kesialan.
Mitos ini berawal dari masyarakat Jawa yang meyakini adanya hari baik dan hari buruk. Menurut mereka, malam 1 Suro adalah salah satu hari buruk untuk pindahan rumah.
5. Membangun Rumah di Depan atau Belakang Hunian Orang Tua
Dalam sejumlah kepercayaan di masyarakat, jika seorang anak membangun rumah tepat di depan atau di belakang tempat tinggal orang tuanya akan berdampak buruk. Sebagai contoh, jika salah satu dari mereka tertimpa sial, maka semuanya bisa kena sial.
Namun, tidak semua masyarakat percaya dengan mitos ini. Beberapa orang justru sengaja membangun rumah berdekatan dengan hunian orang tuanya agar lebih mudah dijenguk atau keterbatasan lahan.
Itulah sederet mitos terkait rumah yang cukup populer di Indonesia. Apakah detikers percaya dengan mitos tersebut?
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
