Bos REI: Indonesia Hadapi 3 Krisis, Industri Perumahan Bisa Survive

Bos REI: Indonesia Hadapi 3 Krisis, Industri Perumahan Bisa Survive

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Kamis, 12 Feb 2026 19:16 WIB
Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto
Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto Foto: Almadinah Putri Brilian/detikcom
Jakarta -

Industri properti sudah berkali-kali dihantam krisis sampai berimbas ke pengembang perumahan. Meski demikian, asosiasi pengembang perumahan tertua di Indonesia tetap bertahan sampai sekarang.

Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto mengatakan industri properti, termasuk organisasi REI telah menunjukkan ketangguhan melewati tiga kali 'badai besar'. Asosiasi ini telah mencapai usia 54 tahun.

Ia menyebutkan badai pertama terjadi ketika krisis moneter (krismon) 1998. Hampir 50 persen pengembang mengalami restrukturisasi utang di perbankan dan banyak proyek properti
terhenti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, krisis finansial global terjadi pada 2008 akibat subprime mortgage di Amerika Serikat sehingga berimbas pada perekonomian Indonesia. Lalu, perekonomian Indonesia juga pernah digoncangkan pandemi COVID-19 pada 2019 dan berlanjut selama tiga tahun.

"Tetapi waktu membuktikan industri properti termasuk perumahan mampu bertahan dan bangkit kembali. Kini di bawah presiden yang memiliki kepedulian besar terhadap sektor perumahan, tentunya kita semakin optimis untuk bangkit dan pulih melewati berbagai tantangan yang ada," kata Joko dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Indonesia kini diuntungkan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Prabowo menggunakan instrumen perumahan sebagai cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Joko mengatakan turut gembira asosiasi perusahaan properti tertua di Indonesia itu telah mencapai usia ke-54. REI yang berdiri pada 11 Februari 1972 baru merayakan hari jadinya.

Asosiasi ini berawal dengan 9 perusahaan properti yang mayoritas merupakan perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Organisasi yang mewadahi para pengusaha properti ini diresmikan dan dikukuhkan oleh Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta kala itu.

Kemudian, Joko menyebutkan saat ini REI sudah berkontribusi pembangunan rumah paling besar di Tanah Air. Secara nasional, kontribusi pembangunan rumah oleh anggota REI mencapai 58 persen, sedangkan untuk rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kontribusinya mencapai 46 persen.

"Hari ini (11/2) REI berulang tahun yang ke-54. Hari ini juga menjadi momentum tepat bagi kita semua untuk bekerja lebih baik dan berkontribusi lebih besar lagi bagi negara ini terutama dalam penyediaan hunian bagi masyarakat dan pembangunan kota-kota," tuturnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(dhw/dhw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads