Kenaikan harga tanah tidak hanya dialami wilayah Jakarta. Kawasan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) juga semakin mahal tanahnya.
Berdasarkan laporan dari Cushman & Wakefield yang berjudul Marketbeat Greater Jakarta Landed Residential H2 2025, rata-rata harga tanah di Jakarta naik menjadi Rp 16.224.082 per meter persegi. Tak hanya Jakarta, harga tanah di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi secara keseluruhan mengalami kenaikan 1,58 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada semester II 2025 harga tanah Jabodetabek di angka Rp 12.746.152 per meter persegi. Sementara periode yang sama 2024, rata-rata harga tanah tersebut Rp 12.652.597 per meter persegi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dibandingkan dengan semester pertama 2025, harga rata-rata tanah di Jabodetabek senilai Rp 12.619.854 per meter persegi. Semester ini, harga tersebut mengalami kenaikan yang cukup moderat sebesar 0,84 persen.
Berikut ini rincian rata-rata harga tanah di Jabodetabek pada semester II 2025.
Jakarta: Rp 16.224.082 per meter persegi
Tangerang: Rp 14.824.953 per meter persegi
Bogor-Depok: Rp 8.950.369 per meter persegi
Bekasi: Rp 10.985.202 per meter persegi
Sementara itu, berikut ini rata-rata harga tanah di Jabodetabek pada semester II 2024.
Jakarta: Rp 15.968.989 per meter persegi
Tangerang: Rp 14.967.943 per meter persegi
Bogor-Depok: Rp 8.798.005 per meter persegi
Bekasi: Rp 10.875.451 per meter persegi
Kenaikan harga tanah ini mengindikasi pasar residensial yang sehat. Lalu, pengembangan infrastruktur dan fasilitas umum yang terus dilakukan juga mendorong harga tanah untuk naik.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/abr)











































