Misteri Perginya Warga Asli Desa Hantu yang Kini Terkubur Gurun Pasir

Misteri Perginya Warga Asli Desa Hantu yang Kini Terkubur Gurun Pasir

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Rabu, 04 Feb 2026 08:45 WIB
Misteri Perginya Warga Asli Desa Hantu yang Kini Terkubur Gurun Pasir
Desa Al Madam. Foto: CNN
Jakarta -

Di tengah gurun pasir di pinggiran pusat kota Dubai ada sebuah desa mati bernama Al Madam. Desa ini sudah ditinggalkan warganya puluhan tahun lalu, tetapi hingga saat ini alasan mereka pindah masih menjadi misteri.

Dilansir Homes and Gardens, kabar perginya warga asli Desa Al Madam masih simpang siur. Banyak spekulasi muncul. Mulai dari karena dampak buruk badai pasir, kejadian supernatural, hingga pesatnya modernisasi negara-negara tetangga yang membuat penduduknya pergi.

Jika melihat dari situs resmi Kota Sharjah, desa yang terkubur ini dulunya merupakan rumah bagi anggota suku Badui yang hidupnya semi-nomaden. Meskipun banyak anggapan soal perginya warga Desa Al Madam, belum ada alasan pasti dan kuat di balik eksodus misterius daerah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga desa ini diperkirakan telah tinggal di sana selama 20 tahun. Desa hantu ini awalnya tidak berdiri secara organik melainkan didirikan oleh pemerintah sekitar tahun 1970-an. Awalnya pemerintah ingin mengembangkan desa itu sebagai langkah modernisasi pada proyek perumahan umum.

ADVERTISEMENT

Lokasinya sekitar 1 jam dari pusat Kota Dubai. Tepatnya di antara perbatasan Sharjah dan Oman. Di sekeliling desa tersebut tidak ada kehidupan, hanya gurun pasir karena lokasinya di pedalaman.

Selain di pedalaman, jumlah penduduknya tidak banyak. Desa ini tidak besar, hanya terdiri dari 12 rumah dan sebuah masjid. Setiap rumah dibangun berjarak. Jika dilihat dari atas bentuknya memanjang.

Desa Al Madam UEADesa Al Madam UEA Foto: CNN

Tidak ada yang tahu kapan mereka pergi. Desa Al Madam hingga hari ini masih bisa ditemui. Kondisinya tidak sepenuhnya terkubur gurun pasir. Bagian atapnya masih terlihat jelas. Aksesnya bisa melalui travel ataupun pemandu perorangan. Selain itu, tidak ada biaya masuk karena ini bukan area wisata sehingga pengunjung bisa masuk dan melihat langsung sisa-sisa kehidupan di rumah kecil tersebut.

Sayangnya, tidak setiap waktu pengunjung bisa datang ke lokasi. Sebab, lokasinya yang berada di gurun pasir cukup sulit untuk dilalui. Disarankan untuk mengunjungi saat November atau Desember saat cuaca sedang tidak begitu panas.

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads