Gebrakan Alex Honnold baru-baru ini membuat satu dunia gugup. Ia baru saja menaklukkan gedung Taipei 101 dengan memanjatnya tanpa pengaman bak spiderman.
Aksi berbahaya ini disiarkan langsung oleh Netflix dalam tayangan berjudul Skyscraper Live with Alex Honnold pada Minggu (25/1/2026).
Pendaki ekstrem asal Amerika Serikat, Alex Honnold, kembali mencuri perhatian dunia setelah melakukan pendakian solo tanpa tali pengaman di Gedung Pencakar Langit Taipei 101, Taiwan. Aksi berisiko tinggi tersebut dilakukan di salah satu bangunan tertinggi di dunia dan langsung memicu decak kagum sekaligus kekhawatiran publik. REUTERS/Ann Wang Foto: REUTERS/Ann Wang |
Kekhawatiran dari penonton berubah menjadi decak kagum setelah Alex Honnold dapat mencapai puncak gedung setinggi 508 meter dalam 92 menit atau 1 jam 32 menit, menurut CNN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia dinobatkan sebagai pendaki free-solo pertama yang menaklukkan Gedung Taipei 101 tanpa pengaman apa pun. Tanpa tali, jaring pengaman, atau peralatan lainnya. Hanya dengan tangan kosong dan kantung kapur untuk membantu cengkeraman.
Mengenal Gedung Taipei 101
Gedung Taipei 101 bukan sembarang gedung Pada 2004, tahun pertama dibukanya, gedung ini pernah menjadi gedung tertinggi di dunia sebelum dikalahkan oleh Burj Khalifah di Dubai yang tingginya mencapai 828 meter. Berikut beberapa fakta menarik mengenai gedung ini.
1. Gedung Perkantoran
Menurut CNN, bangunan pencakar langit ini merupakan gedung perkantoran di kawasan pusat bisnis Taiwan. Oleh karena itu, gedung ini menjadi bangunan ikon kota.
2. Gedung Hijau Tertinggi di Dunia
Majalah TIME menobatkan gedung Teipei 101 sebagai Gedung Hijau Tertinggi di Dunia pada 2011 dan belum tergantikan hingga saat ini. Gedung ini memegang sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) Platinum untuk desain dan efisiensi energinya.
Mereka memiliki pengaturan khusus dalam penggunaan listrik, produksi sampah, dan konsumsi air. Semua ini berkat Sistem Pemantauan dan Kontrol Energi Siemens (EMCS) yang menghasilkan penghematan emisi CO2 sebesar 2.995 metrik ton per tahun.
3. Tinggi tapi Tahan Gempa
Kekhawatiran seluruh orang saat tinggal di gedung tinggi adalah bagaimana saat terjadi gempa? Sejak awaldibangunnya, bangunan ini memiliki teknologi ajaib yang bisa menjaga struktur bangunan tetap berdiri kokoh meski dihantam getaran dahsyat. Kebetulan lokasi berdirinya gedung ini juga area seismik aktif dan vulkanik aktif di sepanjang Cincin Api Pasifik serta sering terjadi angin topan.
Dilansir Business Insider di dalam gedung terdapat sebuah bola peredam yang dapat meredam pergerakan gedung hingga 40 persen, menurut perusahaan yang membuat peredam tersebut, A+H Tuned Mass Dampers. Batas kemampuan menahan getaran gempa adalah hingga 9 skala Richter. Bola besar tersebut bisa dilihat dari dekat melalui dek yang berada di lantai 88.
4. Punya Lift Tercepat di Dunia
Jika detikers mengira lift tercepat di dunia ada di Burj Khalifah, kalian keliru. Lift tercepat justru ada di gedung Taipei 101. Namun, rekor ini dipatahkan pada 2014 setelah ada teknologi baru yang dipakai oleh Shanghai Tower.
Kecepatan lift di gedung Taipei 101 adalah sekitar 16,8 meter per detik. lift tersebut dapat mengangkut wisatawan dari lantai 5 ke observatorium di lantai 89 hanya dalam 37 detik.
5. Bentuk Gedung Terinspirasi dari Bambu
Menurut Times of India, gedung itu dirancang oleh firma arsitektur lokal, C.Y. Lee & Partners. CY Lee dan strukturnya menyerupai batang bambu. Bahkan jika dilihat lebih dekat, gedung pencakar langit ini memiliki total delapan segmen berulang, masing-masing terdiri dari delapan lantai. Angka 8 dipakai karena dianggap sebagai angka keberuntungan di kalangan masyarakat Tionghoa. Segmen-segmen bangunan ini menyerupai bambu dan pagoda. Selain itu, jendela kaca berwarna hijau juga berbentuk bambu.
(aqi/das)

