Warga terdampak bencana di Desa Lubuk Sidup, Kabupaten Aceh Tamiang akan mendapat rumah modular dari pemerintah. Pembangunan rumah tersebut akan dilakukan secara bertahap.
Rumah modular sendiri merupakan rumah yang dibangun dengan modul hasil prefabrikasi atau komponen rumah seperti dinding, jendela, atap, dan lainnya sudah diproduksi di pabrik. Jadi nanti hanya perlu dipasang di lokasi konstruksi saja. Umumnya pembangunan rumah modular bisa lebih cepat dari pembangunan rumah biasa.
Rumah modular di Lubuk Sindu ini akan memiliki luas 18 meter yang bisa dikembangkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan penghuni. Rumah itu juga dirancang sebagai rumah tumbuh yang bisa berdiri mandiri, bukan hunian komunal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program hunian modular ini disiapkan untuk sebanyak 163 kepala keluarga warga Desa Lubuk Sidup yang terdampak bencana.
Pada Kamis (22/1/2026), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengecek langsung kondisi fisik rumah tersebut. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan tepat sasaran, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian sementara yang layak dan dukungan logistik pangan.
Dalam peninjauan itu, AHY mengecek secara langsung kondisi fisik rumah modular, mulai dari kekuatan dinding dan lantai, konstruksi bangunan, hingga kelayakan hunian apabila ditempati warga dalam kondisi cuaca ekstrem, termasuk saat hujan.
"Aman ya, kalau hujan aman ya," ujar Menko AHY saat berdialog dengan warga di lokasi rumah modular, dikutip dari keterangan resmi, Senin (26/1/2026).
AHY mengecek bagian dalam rumah modular di Aceh Tamiang Foto: Dok. Kementerian Koordinator IPK |
Sementara itu, Kepala Desa Lubuk Sidup, Ibrahim, menjelaskan bahwa rumah contoh (prototipe) saat ini dimanfaatkan sementara sebagai balai kesehatan desa serta tempat penyimpanan logistik bersama, sembari menunggu proses pembangunan unit hunian lainnya dilaksanakan secara bertahap.
Selain meninjau rumah hunian modular, AHY juga menyalurkan bantuan logistik berupa dua ton beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga. Bantuan tersebut diterima oleh kepala desa dan camat setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat Desa Lubuk Sidup yang terdampak bencana. AHY menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pangan dan tempat tinggal sementara yang aman, merupakan fondasi penting dalam pemulihan pascabencana.
(abr/zlf)












































