Timnas Senegal berhasil meraih Piala Afrika 2025 usai mengalahkan Maroko dengan skor 1-0 lewat gol tunggal Papa Gueye. Laga final yang sengit itu digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, pada Senin (18/1/2026) malam WIB.
Usai menjuarai Piala Afrika 2025, Sadio Mane dan kawan-kawan kembali ke Senegal untuk mengadakan parade kemenangan bersama masyarakat. Selain itu, para pemain dan staf juga bertemu dengan Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye dalam jumpa pers di ibu kota Dakar.
Ternyata, pertemuan itu juga membahas tentang pemberian bonus setelah berhasil menjuarai Piala Afrika. Nah, biasanya bonus yang didapat oleh atlet berprestasi adalah uang, trophy atau barang-barang mewah. Namun, selain mendapat uang tunai, Presiden Faye juga juga memberikan sebidang tanah yang luas kepada seluruh pemain dan staf. Wow!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Independent UK, Kamis (22/1/2026), sebanyak 28 pemain Timnas Senegal yang tergabung dalam skuad Piala Afrika 2025 masing-masing mendapatkan bonus sebesar 75 juta franc CFA atau sekitar Rp 2,2 miliar (kurs Rp 30,12).
Para staf dan pelatih Timnas Senegal juga diberi bonus sebesar 50 juta franc CFA atau sekitar Rp 1,5 miliar. Bahkan, pihak delegasi Senegal yang terbang ke Maroko juga mendapat bonus sebesar 20 juta franc CFA atau sekitar Rp 600 juta.
Selain uang tunai, seluruh pemain, staf, dan delegasi Timnas Senegal juga mendapatkan sebidang tanah di tepi pantai. Namun, luas tanah yang didapat berbeda-beda.
Pemain Timnas Senegal mendapatkan sebidang lahan seluas 1.500 meter persegi, sementara staf pelatih mendapatkan tanah yang luasnya 1.000 meter persegi. Untuk pihak delegasi Senegal mendapatkan lahan seluas 500 meter persegi.
"Dalam kesempatan ini, saya memberi tahu rakyat Senegal bahwa, atas nama saya sendiri, saya telah menawarkan kepada setiap klien yang hadir di sini 75 juta franc CFA dan 1.500 meter persegi tanah di Petite Cote," kata Presiden Faye.
"Kepada anggota Federasi, (tanah) 1.000 meter persegi dan (uang) 50 juta. Kepada anggota delegasi lainnya, (tanah) 500 meter persegi dan (uang) 20 juta, juga di Petite Cote," ujar Faye.
Petite Cote, kawasan elite di selatan Dakar, Senegal Foto: Dok. Discover Senegal |
Sebagai informasi, Petite Cote merupakan sebuah kawasan tepi pantai yang terletak di selatan Dakar. Wilayah ini terkenal sebagai tempat wisata elite di Senegal karena menawarkan pemandangan alam memukau.
Daya tarik utama dari Petite Cote adalah pantainya yang cocok untuk berenang dan berjemur. Para pelancong juga bisa mencoba sejumlah olahraga air, seperti berselancar, jet ski, hingga windsurfing.
Usai mendapat sebidang tanah di Petite Cote, para pemain dan staf Timnas Senegal bisa saja membangun hunian impiannya yang besar dan mewah. Meski begitu, mereka harus sedikit bersabar karena bonus uang dan tanah yang dijanjikan pemerintah tidak langsung dikucurkan saat itu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

